ATLET TERMUDA MENJADI WAKIL INDONESIA DI KANCAH ESPORT PES 2019 ASIA TENGGARA

Jakarta, 28 Februari 2019 – Finals PRO EVOLUTION SOCCER SOUTH EAST ASIA 2019 akan diadakan pada tanggal 3-Maret 2019 di Thailand Esports Arena, Bangkok. Diselenggarakan oleh Komunitas PES SEA didukung oleh TESF (Thailand E-Sports Federation) dan Siamsports untuk memperebutkan total hadiah USD 1.800 dan 1 slot untuk tampil di Kejuaraan Asia. Melihat hasil kualifikasi ini, besar harapan kita semua tim Indonesia bisa meraih hasil yang terbaik di SEA dan bahkan bisa lolos ke Kejuaraan Asia.

Dengan hasil ini maka 4 wakil Indonesia ke ajang SEA Finals Bangkok Thailand, adalah:

  1. Rizky Faidan, Bandung
  2. Rommy Hadi Wijaya, Banjarmasin
  3. ELga Cahya Putra, Lampung Tengah
  4. Ardi Agung Nugroho, Bandar Lampung, yang berhasil lolos dengan menjadi juara di jalur kualifikasi online

Rizky Faidan, 15 tahun, kembali berhasil tampil menjadi wakil Indonesia ke ajang PRO EVOLUTION SOCCER South East Asia Finals 2019 yang akan diadakan pada tanggal 3 Maret di Bangkok, Thailand. Liga1PES baru aja menyelesaikan musim kompetisinya di tahun ini, gelaran final nasional yang diadakan selama dua hari pada tanggal 16-17 Februari lalu menampilkan 25 pemain PES terbaik dari seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, NTT & NTB, dan tentunya Jakarta.

Di hari pertama, digelar Final Regional untuk regional Jawa Barat, Kalimantan, Sumatera, dan Indonesia Timur. Hasil di tahap ini masih sesuai prediksi, karena pemain-pemain unggulan berhasil menjuarai grup dan lolos ke putaran final nasional. Sore hari, babak grup putaran final nasional dimulai pukul 18.00 WIB yang ditayangkan LIVE di Channel Youtube: Jebreeet TV.

Serunya babak penyisihan dan kualifikasi wakil Indonesia

Di Grup A, Doni pemain asal Lampung yang lolos dari Series Surabaya tampil sempurna dengan 9 POIN, dan kejutan datang dari wakil Indonesia Timur asal Manado, Acel yang berhasil menjadi runner-up mengungguli wakil daerah lainnya dari Sangatta & Wonogiri. Di Grup B terjadi partai sengit antara Rizky Faidan vs Rianwika asal Jakarta, Rizky yg sudah mengumpulkan 4 POIN hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan lolos, sedangkan Rian yang hanya mengumpulkan 3 POIN setelah 2 partai membutuhkan kemenangan agar bisa lolos ke babak selanjutnya. Hasilnya, setelah partai 90 menit Rizky Faidan “the wonder boy” berhasil unggul tipis dengan skor 4-3.

Di Grup C, final nasional tahun ini kedatangan “new wonder boy” Michael asal Surakarta Solo, usianya baru 11 tahun dan duduk di kelas 4 SD. Di partai pertama dia harus melawan Dom NoLimit yang lolos sebagai Juara Event Pre-Season, dan di luar dugaan, prestasi Michael di Regional Jawa Tengah yang membawa dirinya lolos ke putaran final nasional benar2 bukan “isapan jempol”. Michael berhasil “menggunduli” Udom dengan skor 4-1 yang membuat semua pemain senior yang hadir di Indonesia Esports Stadium bahkan penonton youtube pun kagum melihat penampilannya yang luar biasa.

Ketenangan dan juga kemampuannya membaca permainan lawan, seolah-olah sulit membayangkan kalo Michael ini masih seorang bocah yang duduk di kelas 4 SD (Kalian bisa lihat partai ulangan-nya di Group Stages match pertama Channel Jebreeet TV). Di partai kedua, Michael harus melawan perwakilan baru dari Indonesia Timur asal Kupang, Bro Iwan Goro. Partai non-LIVE ini rupanya berlangsung ketat namun tetap berhasil dimenangkan oleh Michael dengan skor 2-1. Di partai terakhir, di partai yang tidak menentukan, Michael harus melawan seorang pemain senior PES asal Surabaya: Ahmad Habibie.

Keduanya sudah dipastikan lolos ke babak selanjutnya, tapi hasil ini akan menentukan siapa lawan mereka berikutnya di babak gugur yang sekaligus menjadi partai “adu gengsi” antara senior melawan junior di tengah ketatnya persaingan komunitas PES Indonesia; dan hasilnya benar-benar di luar dugaan, Habibie harus mengakui keunggulan Michael dengan skor cukup telak 5-2!

Grup D adalah “Grup Neraka” di putaran final musim ini, karena di-isi oleh 2 wakil Indonesia SEA Finals 2018 Kuala Lumpur: QWa dari Samarinda dan Rio asal Jakarta; dan 1 orang wakil Indonesia yang tampil di Asian Games 2018: Elga yang lolos dari Series Palembang. Menyisakan Rey seorang diri asal Tangerang di tengah-tengah pertarungan para pemain “berpengalaman”. Lagi-lagi bola itu bundar, setelah 2 partai, QWa yang sudah memastikan diri lolos sebagai juara grup harus mengalami kekalahan pertamanya oleh Rey yang bukan unggulan. Sedangkan Rio & Elga harus melakukan partai “hidup mati” di partai yang terakhir. Partai seru ditayangkan LIVE dan hasilnya, Rio sebagai juara bertahan Liga1PES musim lalu harus rela gagal tampil di putaran knock-out, karena Elga berhasil bermain “sangat baik” dan unggul atas Rio dengan skor tipis 2-1!

Di partai puncak, keduanya menjadi partai favorit di final: Faidan vs Rommy. Namun hasilnya justru di luar idaman semua pendukung, entah apa yang terjadi dengan Rommy tapi di partai kedua seolah-olah kita disajikan sebuah partai yang berbeda kelas antara Faidan dengan Rommy. Faidan dengan PSG-nya tampil “beringas”, menguasai semua lini permainan dan bahkan dengan mudah mencetak gol demi gol ke gawang Rommy. Sebagai informasi, ini untuk ketiga kalinya Rizky Faidan tampil di Final Nasional Liga1PES, dia hanya vakum 1x saat SEA Finals 2017 Bandung dikarenankan harus fokus ujian akhir kelas 9.

Di level internasional pun, Rizky juga uda sempat menjadi wakil Indonesia 1x ke SEA Finals Hanoi dan bertanding kejuaraan PES di Malaysia dan keluar sebagai Juara 1 mengalahkan semua pemain Malaysia bahkan pemain pro asal Vietnam yg akan tampil di WESG PES 2019 bulan Maret mendatang. Hasil akhir partai final benar-benar menunjukkan kualitas seorang Rizky yang sebenarnya, Rizky unggul agregat dengan skor 7-1 atas Rommy.

Pendafaran PBNC 2019 Resmi Dibuka!

Jakarta, 7 Februari 2019 – Event tahunan yang telah ditunggu-tunggu oleh para Troopers, penyelenggaraan esport FPS terbesar di Indonesia telah kembali. Kali ini Zepetto telah menyiapkan rangkaian acara untuk mencari bakat-bakat tersembunyi para Troopers di 41 kota. Tidak hanya PBNC, untuk pertama kalinya di Indonesia, Zepetto akan menyelenggarakan turnamen khusus untuk Troopers dibawah 14 tahun, yaitu PBNC Junior atau dapat disebut PBJC (Point Blank Junior Championship). Kedua turnamen ini akan dilaksanakan secara bersamaan. Para pemenang kualifikasi regional juga akan mendapatkan kesempatan untuk turun bertanding langsung pada arena megah Grand Final PBNC dan PBJC Season 1 2019 di Jakarta.

gfdfc2bd9e80e572148.jpg

            Pada tahun ini, PBNC (Point Blank National Championship) dibagi menjadi dua season, yaitu season satu yang merupakan turnamen minor, diselenggarakan pada dua quarter awal, dan season dua yang merupakan turnamen major, diselenggarakan pada dua quarter terakhir. Pemenang PBNC akan mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di tingkat dunia, yaitu PBWC (Point Blank World Championship). Selain PBNC dan PBJC, ada juga turnamen yang bernama PBLC (Point Blank Ladies Championship), yaitu turnamen khusus ladies Troopers dan PBCL (Point Blank Champion League) yang merupakan rangkaian dari PBNC Season 1 dengan total hadiah 1 MILYAR. Tidak ketinggalan juga bahwa pemenang kualifikasi regional PBLC ikut turut memeriahkan pertandingan Grand Final bersamaan dengan PBNC dan PBJC di Jakarta.

gfsdghfede132754c5e45a.jpg

            PBNC Season 1 akan berlangsung pada bulan Februari sampai April 2019. Pendaftaran dibuka pada tanggal 7 Februari 2019, sedangkan turnamen akan dimulai pada tanggal 9 Maret 2019 dan Grand Final akan diadakan pada bulan April. Bagi Troopers yang mau menunjukkan keahliannya, segera daftarkan diri kalian di https://pointblank.id/esports/list. Jika memiliki pertanyaan dapat menghubungi langsung EO per kota yang tertera di bawah ini atau pada poster official PBNC.

5 Alasan Kenapa Kalian Harus Nonton Langsung Grand Final ASL Season 2 di Tennis Indoor Senayan

JAKARTA, INDONESIA – 6 Februari 2019 – Grand Final ASL (AOV Star League) Season 2 akan segera dimulai. Empat tim terbaik AOV Indonesia, GGWP.ID, EVOS.AOV, SES ASLI ENAAAK, dan DG Esports berhasil melangkah ke babak terakhir untuk meraih titel tim terbaik di kasta tertinggi AOV Tanah Air. Berikut adalah 5 alasan kenapa kalian harus datang ke Tennis Indoor Senayan pada tanggal 16 Februari 2019 dan menyaksikan langsung Grand Final ASL Season 2.

1. Semua Bisa Dapat Hadiah!

Para Challengers yang ingin menyaksikan langsung panasnya pertandingan dan sekaligus membawa pulang lebih banyak hadiah dapat mendaftarkan diri secara gratis melalui link aov.co.id/tiketasl2. Tukarkan tiket yang kalian dapatkan kepada panitia AOV di Tennis Indoor mendatang dan memiliki salah 1 dari 5 pilihan Skin Soccer berikut yaitu Midfielder Master Tulen, Goal Machine Valhein, Steel Goalie Max, Iron Defender Xeniel, dan Master Dribbler Murad.

2. Merchandise dan Doorprize

Acara puncak Grand Final ASL Season 2 akan dimulai pukul 09.00 WIB. Di musim kali ini, Garena AOV Indonesia tidak lupa untuk menyiapkan ribuan merchandise eksklusif bagi para pengunjung pertamanya. Kali ini spesial hanya untuk 250 orang pertama akan menerima SanDisk Extreme MicroSD 32GB, Lanyard, dan Tote Bag. Sementara itu 1,250 pengunjung pertama selanjutnya akan menerima T-Shirt Eksklusif ASL Season 2, Lanyard, serta Tote Bag. Pastikan kalian datang lebih awal agar kebagian merchandisenya!

Hadiah yang paling dinanti-nantikan yaitu Doorprize juga tidak ketinggalan akan ikut dibagikan. Persiapkan diri kalian untuk menjadi salah satu pengunjung beruntung dan membawa pulang hadiah mulai dari Handphone Redmi 6, Powerbank, SanDisk MicroSD 32GB, Ruby, Skin Vanquisher’s Gift Nakroth hingga Voucher sebanyak 9,999. Pastikan kalian menyaksikan acara hingga selesai dan jangan lewatkan Doorprizenya!

3. Hadirnya ASL Store

Untuk pertama kalinya, ASL Store akan hadir untuk menemani acara Grand Final di Tennis Indoor Senayan. Jika kalian top up sebanyak 20.0000 – 200.000 Voucher di ASL Store, maka kalian akan menerima banyak keuntungan seperti T-Shirt AOV, T-Shirt Orang Kece, AOV Paper Craft (Yorn, Alice, Maloch).

Selain itu, kupon eksklusif yang berisikan diskon spesial Limited Skin juga akan dibagikan kepada Challengers yang ikutan top up. Skin yang bisa kalian dapatkan terdiri dari Astral Walker Tulen, Galaxia Murad, Slugger Astrid, Doom’s Bane Lindis & Hope’s Bane Omen, Summer Bash Taara, Summer Bash Violet, Summer Bash Diaochan dan First Love Violet.

Perlu diingat bahwa hadiah ini hanya bisa didapatkan oleh 1,000 orang pertama. Pastikan diri kamu siap untuk ikutan top Voucher di ASL Store Tennis Indoor Senayan dan miliki hadiah-hadiahnya.

4. Bertemu Cosplayer AOV Favorit

Menambah meriahnya acara, cosplayer ternama Indonesia seperti Jeanice Ang, Punipun, Frea Mai, dan Echow akan hadir untuk menemani para pengunjung. Keempat Cosplayer ini ditunjuk sebagai juri dan menilai pertunjukan dari para Cosplayer dalam event Offline ASL Cosplay Competition di tanggal 16 Februari mendatang. Jangan lupa untuk menyiapkan diri kamu sekeren mungkin dan berfoto bersama para Cosplayer ternama ini!

5. Menjadi Saksi Langsung Dari Big Match ASL Season 2

Dari keseluruhan rangkaian acara di atas, alasan terakhir inilah yang menjadi alasan utama para Challengers untuk hadir langsung ke Tennis Indoor Senayan. Kalian bisa menjadi saksi langsung dari pertandingan pamungkas antara empat tim terbaik di Tanah Air untuk mendapatkan gelar juara ASL Season 2. Keempat tim yaitu GGWP.ID, EVOS.AOV, SES ASLI ENAAAK (SES), dan DG Esports tentunya akan bermain agresif demi memastikan diri menjadi juara di kasta tertinggi AOV Indonesia.

Melalui dukungan oleh Challengers yang hadir langsung di Tennis Indoor Senayan tentunya bisa membantu para pemain favorit kalian untuk tampil maksimal dan meraih kemenangan. Jadi jangan sampai melewatkan kesempatan ini. Tandai kalender kalian sekarang juga dan sampai bertemu di Grand Final ASL Season 2!

4 Tim Terbaik Berhasil Melangkah ke Grand Final ASL Season 2

JAKARTA, INDONESIA – 1 Februari 2019 – Sejak dimulai dari tanggal 16 September 2018 lalu, tujuh tim profesional terbaik di Indonesia mencoba membuktikan diri di turnamen AOV paling bergengsi, ASL (AOV Star League) Season 2. Hanya empat tim yang berhasil melaju ke babak Grand Final ASL Season 2 di yaitu GGWP.ID, EVOS.AOV, SES ASLI ENAAAK, dan juga DG Esports. Ikut saksikan panasnya pertandingan dari tim-tim AOV paling bergengsi di Indonesia yang akan digelar di Tennis Indoor Senayan pada tanggal 16 Februari 2019!

fdsafsd3eb5bb7931d99269.png

Bagi kalian yang ingin menonton langsung di venue yang sudah disediakan, kalian bisa langsung mendaftarkan diri melalui link aov.co.id/tiketasl2 dan dapatkan semua hadiahnya. Tiket pendaftaran tidak dipungut biaya apapun alias gratis.

Meskipun tampil mendominasi, GGWP.ID gagal menyapu bersih seluruh kemenangan hingga pekan terakhir di babak Round Robin. Mereka harus kehilangan 1 poin berharga di pertandingan terakhir dari salah satu tim terbaik di Indonesia, EVOS.AOV. Akan tetapi CL dan kawan-kawan masih tetap mempertahankan posisi 1 klasemen.

Sedangkan untuk EVOS.AOV, meskipun mereka sempat kesulitan di awal musim, perlahan-lahan Carraway dan kawan-kawan membuktikan diri bahwa mereka masih patut diperhitungkan. Hingga pekan terakhir di babak Round Robin, EVOS.AOV kukuh di posisi 2 klasemen.

Berbeda dengan kedua tim di atas, SES justru tampil cukup inkonsisten memasuki paruh kedua ASL Season 2. Mereka yang sebelumnya berada di posisi pertama harus turun perlahan-lahan hingga posisi 3. Dan terakhir adalah DG Esports yang memberikan kejutan dengan memasukkan pemain wanita di dalam line up pemain mereka. DG Esports berhasil merangkak selangkah demi selangkah untuk mengamankan posisi 4 klasemen dan berhak maju ke babak Grand Final ASL Season 2.

fdasfsad31499ba03163a6c4.png

Grand Final ASL Season 2 akan berlangsung di Tennis Indoor Senayan pada tanggal 16 Februari 2019 mendatang. Banyak hal menarik yang akan disajikan di sana, dan tentunya akan sangat disayangkan jika para Challengers tidak hadir dalam acara tersebut.

ASL Season 2 didukung oleh Sandisk, Axis dan XL sebagai Main Sponsors, dan juga Men’s Biore sebagai Sponsor.

Turnamen eSports Lenovo dan Intel, Legions of Champions III 2019, Berlangsung Menegangkan Hingga Akhir Pertandingan

JAKARTA – 29 Januari 2019 – Lenovo perusahaan manufaktur PC dan smart device ternama dunia, hari ini menyaksikan Legion of Champions Series III (LoC III) babak Grand Final, berakhir dengan spektakuler, dengan Tim Awestar dari Korea, mengangkat trofi kejuaraan pada turnamen LoC pertama mereka. Turnamen eSports yang digelar tahunan ini, hasil kerjasama Lenovo dengan Intel, menarik jumlah pengunjung yang besar sebagai saksi dari kompetisi sengit yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

fasdf9213be5d56071bc9.png

“Kami bangga telah menyelenggarakan kompetisi ini selama tiga tahun berturut-turut dan menyediakan platform yang sangat baik untuk generasi gamer berikutnya untuk berkumpul, bersaing, dan berkomunikasi satu sama lain. Hal ini juga merupakan sebuah kesempatan bagi Lenovo untuk berinteraksi dengan mereka dan membuktikan bahwa membuktikan bahwa Legion akan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan penggunanya,” kata Ken Wong, President, PCs and Smart Devices, Lenovo Asia Pacific. “Sejak kompetisi LoC pertama kali digelar pada tahun 2017, kami telah berhasil melipatgandakan jumlah pesertanya pada tahun ini. Hasilnya melebihi ekspektasi dan kami berniat untuk membawa eSport ke tingkat berikutnya di tingkat Asia Pasifik.”

George Chacko, Director of Global Account for Lenovo, Intel Asia Pacific mengatakan, “Intel mengucapkan selamat kepada para pemenang Lenovo Legion of Champions dan senang bisa terlibat pada kompetisi ini. Bersama dengan Lenovo, Intel turut membantu transformasi masa depan eSport dengan menginspirasi dan mendukung komunitas pemain dan penggemar, dengan menyediakan teknologi mutakhir terbaik yang kami miliki.”

Perjuangan tim Awestar membuat mereka berhasil meraih total hadiah uang sebesar USD 7000 dan notebook Legion Y530 senilai USD 5000, sementara tim Diamond dari Taiwan sebagai juara kedua membawa pulang hadiah sebesar USD 3000, dan tim Mega eSport dari Thailand sebagai juara ketiga mendapatkan hadiah sebesar USD 2000.

Perwakilan dari Indonesia, tim Headhunters, mengukuhkan posisinya di peringkat 8 besar kali ini, setelah menunjukkan kemampuannya yang terbaik. “Kami melalui berbagai pertarungan yang sengit, tetapi saya senang tim Headhunters dapat tetap tenang dan mengesekusi strategi dengan baik. LoC telah menjadi sarana yang baik untuk berkenalan dengan pemain lain dan melatih kemampuan saya, terlebih setelah mendapat wawasan mengenai strategi bermain dari pemain profesional,” kata Bayu sebagai perwakilan dari tim Headhunters. “Ini merupakan sebuah pengalaman yang tak terlupakan, mengingat persaingan ketat yang kami hadapi, tetapi saya sudah tak sabar menantikan LoC tahun depan dan bertemu dengan teman-teman pemain dari seluruh wilayah dan bertanding dalam kompetisi ini lagi!”

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.legionloc.com/.

Turnamen Summoners War Tahun 2019 di Asia Tenggara Siap Dimulai!

Jakarta, 31 Januari – Setelah sukses menyelenggarakan final dunia festival e-Sports globalnya di tahun lalu, Summoners War World Arena Championship 2018, pada 13 Oktober 2018 di Seoul, Korea Selatan dengan jumlah lebih dari 1.300 penonton berkumpul di lokasi dan memenuhi stadion utama.

SW-Banner5a6163eb1e36d659.png

Com2us kali ini mengumumkan tahap registrasi turnamen regional Summoners War untuk semua summoners di Asia Tenggara agar bisa mengikuti kompetisi yang menentukan juara turnamen pertama di tahun 2019!

Turnamen ini akan menjadi kompetisi antara empat daerah utama di Asia Tenggara: Thailand, Indonesia, Vietnam dan negara yang berbahasa Inggris di Asia Tenggara. Penyisihan akan berlangsung di masing-masing negara sebelum memasuki final regional pada tanggal 9 Maret. Agar bisa menjadi salah satu dari 10 pemain yang mewakili negaranya, para pemain harus mencapai peringkat yang tinggi di World Arena Musim 8 (per 31 Januari). Babak penyisihan akan berlangsung pada 16, 17, 23 dan 24 Januari. Setelah babak penyisihan, dua pemain dengan skor tertinggi dari tiap negara (total 8 pemain) akan melaju ke final regional dan bertanding pada turnamen untuk menentukan juara Asia Tenggara.

summoner-warbb771abf4e2db222.jpg

Dengan hadiah total 6,400 USD dan hadiah in-game yang menarik, turnamen ini akan menjadi ajang pemanasan untuk turnamen global tahunan Summoners War. Sejak transisinya menjadi esports, Summoners War sering mengadakan turnamen dengan skala gobal dan kontinental sehingga pemainnya bisa terus saling bersaing dan berinteraksi.

SEA-Tournament37a50aeca0842586.png

Turnamen Asia Tenggara ini akan disiarkan secara live di Youtube Summoners War Esports (https://www.youtube.com/c/summonerswaresports). Sebagai tambahan, Summoners War juga menyediakan berbagai hadiah menarik untuk para pemain yang menonton pertandingan seru di turnamen ini!

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi fanpage resmi Summoners War di: https://www.facebook.com/SummonersWarID

Didukung Kemenpora dan Fruit Tea Sosro, Garena Adakan Youth National Esports Championship 2019

JAKARTA, INDONESIA — 29 Januari 2019 — Garena, sebagai salah satu perusahaan internet terbesar di Asia Tenggara dan sekitarnya, mengumumkan peluncuran program perdana pertandingan esports sekolah pertama dan terbesar di Indonesia, Youth National Esports Championship 2019. Bekerjasama dengan Fruit Tea Sosro dan Sukro serta didukung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, Garena berkomitmen untuk ikut terus berkontribusi kepada peningkatan kebutuhan teknologi masyarakat dengan memberdayakan generasi muda di bidang olahraga melalui esports.

fafsd2ecac7f9647f136e.jpg

Youth National Esports Championship 2019 sendiri merupakan rangkaian dari program Garena Goes to School yaitu program pemberdayaan esports yang positif di antara pelajar di Indonesia. Turnamen ini akan diadakan di 22 kota, dimana 600 sekolah akan bertanding dalam game Arena of Valor dan Free Fire. Pemenang dari masing sekolah kemudian akan melanjutkan pertandingan ke tingkat kota, regional dan terakhir ke tingkat nasional untuk memperebutkan Piala Menpora di bulan September. Pemilihan kedua mobile game ini tidak lepas dari prestasi yang telah dicapai dimana Arena of Valor dinobatkan sebagai Best Multiplayer Game di ajang International Mobile Gaming Award (IMGA) 2018 serta masuk sebagai salah satu cabang eksibisi di Asian Games 2018. Sementara Free Fire terpilih sebagai Google Play User’s Game Choice of 2018.

Turnamen Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) – Indonesia Season 3 Telah Dimulai!

JAKARTA, 15 Januari 2019 – Mengawali 2019, dunia Esports Indonesia langsung menggeliat. Kompetisi game seluler terbesar dan juga paling bergengsi di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara, yakni Mobile Legends: Bang Bang Professional League – Indonesia (MPL – Indonesia), Season 3, telah dimulai. MET, organisasi pengelola turnamen Esports terbaik di Asia,  menjadi penyelenggara kompetisi terbesar di awal tahun ini, yang pasti lebih besar dan spektakuler.

IMG_20190115_135524559944218a17844f.jpg

Turnamen ini hadir kembali untuk mencari tim Mobile Legends: Bang Bang terbaik di Indonesia. Dengan total prizepool sebesar US$120.000 (atau setara hampir dengan Rp 1,7 Milyar), MPL Season 3 ini menarik perhatian ratusan tim untuk bertarung demi mendapatkan gelar tim Mobile Legends terbaik di Indonesia. Babak utama MPL Season 3 ini akan diikuti oleh 12 tim terbaik di Indonesia. Enam tim terbaik di MPL Season 2 lalu berhak mendapatkan undangan langsung ke turnamen utama. Sementara enam sisanya harus diperebutkan di fase kualifikasi. Beberapa tim terbaik di antaranya seperti EVOS, RRQ, Louvre, dan lainnya akan berkompetisi menjadi yang terbaik tahun ini.

“MPL Season 3 tahun ini hadir lebih besar dan spektakuler, diikuti ratusan tim terbaik dan didukung studio professional terbaik serta teknologi level broadcast yang canggih. Hal itu tentu akan membuat suasana pertandingan jauh lebih seru dari gelaran tahun sebelumnya. Kami pun sangat senang bisa meramaikan dunia Esports Indonesia yang dinamis. Kami yakin bahwa penggemar di Indonesia dapat turut merasakan keseruan dari persaingan antar pemain profesional Mobile Legends: Bang Bang,” ujar Lius, Indonesian eSports Manager Moonton.

IMG_20190115_13343762461afc78ab44ae.jpg

Kualifikasi MPL Season 3 ini terbagi menjadi dua fase. Fase pertama adalah kualifikasi online, di mana maksimal 512 tim dari seluruh Indonesia akan bertanding dengan konsep bracket single elimination best of one hingga babak 32 besar. Dalam babak 32 besar, format pertandingan akan berubah menjadi best of three, namun tetap dengan single elimination bracket.

Delapan tim terbaik dari kualifikasi online berhak maju ke fase final kualifikasi. Pada fase ini, delapan tim dari kualifikasi online sudah ditunggu oleh tim peringkat tujuh dan delapan dari MPL Season 2, dan 10 tim tersebut akan dibagi menjadi dua grup untuk bertanding dalam format round robin best of three. Kemenangan 2-0 akan memberikan tiga poin, kemenangan 2-1 memberikan dua poin, sementara kekalahan dengan skor 1-2 akan memberikan satu poin. Tiga tim terbaik dari masing-masing grup berhak maju ke regular season babak utama.

IMG_20190115_14191506ae3ea2906d7341.jpg

Pada musim ini, kompetisi akan didukung dengan berbagai hal baru yang pastinya akan membuat MPL ID Season 3 makin spektakuler dari season sebelumnya. Selain itu, tahap kualifikasi pada season ini akan dilakukan di studio bertaraf internasional.

Tahap kualifikasi online telah berlangsung pada tanggal 9 hingga 13 Januari 2019 lalu. Tahap selanjutnya adalah final dari kualifikasi yang akan diadakan pada tanggal 24 sampai dengan 27 Januari 2019. Regular season sendiri akan dimulai pada tanggal 16 Febuari hingga 31 Maret 2019.

“Kami bangga dapat menjadi penyelenggara turnamen liga Mobile Legends profesional terbesar di Indonesia. Dengan pengalaman menangani ratusan turnamen Esports skala internasional, MET berkomitmen untuk menyajikan turnamen MPL Indonesia Season 3 yang menarik, profesional, dan menjunjung tinggi fair play. Besar harapan kami, Indonesia dikenal memiliki basis pemain Mobile Legends: Bang Bang terbesar dan MET berkomitmen untuk berusaha memberikan yang terbaik bagi para pemain yang pasti akan bersemangat untuk bangkit menghadapi tantangan di MPL,” ujar Agustian Hwang, Country Manager MET Indonesia.

Sebagai informasi, Mobile Legends: Bang Bang adalah salah satu game terpopuler saat ini. Di Indonesia sendiri, Mobile Legends: Bang Bang memiliki sekitar 30 juta pengguna bulanan yang aktif.

Kepopuleran Mobile Legends: Bang Bang hingga saat ini tidaklah mengherankan. Sebab, permainan ini menawarkan banyak hero legendaris yang dapat dimainkan dalam berbagai macam mode permainan. Mobile Legends: Bang Bang juga didesain dengan grafis terbaik yang membuat pengalaman pengguna dalam bermain game selalu mengasyikan.

Daftar Sekarang Dan Buktikan Kemampuan Survival Kalian Di Free Fire Indonesia Master 2018!

JAKARTA, INDONESIA — 26 Desember 2018 — Setelah sukses menggelar Free Fire Jakarta Invitationals 2018 kemarin, Garena kini mempersembahkan kompetisi esports dengan skala lebih besar yaitu Free Fire Indonesia Master 2019. Tidak hanya akan memberikan total hadiah lebih besar yaitu 700 juta rupiah, kompetisi kali ini akan memberangkatkan tim pemenangnya untuk mewakili Indonesia ke ajang internasional, Free Fire World Cup 2019 di Thailand. Daftarkan Tim Survival kalian sekarang juga dan jadilah wakil Indonesia di kancah dunia!

fdf6737a0c3573fa251.png

Survivors yang ingin ikut membuktikan permainan Free Fire terbaik kalian sudah dapat mendaftarkan diri di link: bit.ly/indomasters hingga 13 Januari 2019 mendatang. Karena antusiasme Survivors yang sangat tinggi di FFJI 2018 dengan diikuti oleh 3,168 tim, kali ini Garena Free Fire membuka lebih banyak slot pendaftaran agar lebih banyak tim lagi yang dapat ikut berpartisipasi yaitu untuk sebanyak 7,920 tim. Namun untuk mencegah pendaftaran yang overload, sistem pendaftaran kali ini akan dibatasi bagi 500 tim per harinya dan di reset di pukul 20.00 WIB tiap harinya. Jika kalian telah mencoba mendaftar, namun terdapat notifikasi penuh, maka kalian dapat mendaftarkan diri setelah pukul 20.00 WIB. Informasi lebih lanjut mengenai format dan jadwal turnamen juga dapat kalian cek di halaman pendaftaran.

Selain hadiah utama, Survivors yang berpartisipasi kali ini akan berkesempatan untuk mengantongi hingga ribuan diamonds yang jumlahnya akan meningkat jika tim kalian berhasil lolos ke ronde yang lebih tinggi.

Daftar sekarang dan buatlah sejarah baru battle royale Indonesia hanya di FFIM 2019!

Victim Reality Juarai Kualifikasi Nvidia GeForce Pacific Cup

Jakarta, 23 Desember 2018 – Indonesia sekali lagi memiliki kesempatan untuk berprestasi di ajang esports internasional. Kali ini kesempatan tersebut datang tim Victim Reality yang baru saja menjuarai penyisihan Nvidia GeForce PUBG Pacific Cup yang diselenggarakan di warnet iCafe yang sudah dipilih Nvidia, pada tanggal 24-29 November 2018 untuk babak penyisihan dan 1-2 Desember 2018 untuk babak final.

realityc914379163b15d44.jpg
victim reality

Penyisihan ini diikuti oleh 300 tim dengan hasil akhir berupa 20 tim yang masuk ke babak final. Pada babak final tersebut, tim yang digawangi oleh Angga “Raeylk” Maulana, Irham “Vandal9” Fikri, Septianto “BuckyJn0”, dan Alvin “Miseryy” Sahri Ramadhan, berhasil menumbangkan lawan-lawannya yang terdiri dari tim PUBG profesional Indonesia.

Tercatat Victim Reality berhadapan dengan tim Ghost Alliance PIF, Ghost Alliance Ayres, Aerowolf team 1, 7, dan 8, Victim Rise, Victim Rival, RRQ, Aura, Boom ID, REDZ Gaming Sades, Evo Gaming, The Prime, HPG-NNK, Royal Esport, dan Trapesium MV.

Kemenangan Victim Reality dicapai dengan mengalahkan 19 tim lainnya dalam berbagai pertempuran yang sengit. Mereka mendapatkan satu kali “Winner Winner Chicken Dinner” (posisi pertama) dengan 12 kali kill dalam delapan game yang berbeda. Permainan Victim Reality sangat konsisten sehingga mereka mendapatkan poin tertinggi dan memenangkan penyisihan untuk Nvidia GeForce PUBG Pacific Cup.

“Kami sangat bersyukur atas apa yang kami capai di tahun ini, mengingat tim ini baru berdiri. dan kami berharap kami akan tampil lebih baik dan lebih baik lagi di tahun mendatang” ungkap Hafiz Rachman sang manajer PUBG Victim Esports.

Nvidia akan menggelar babak grand final Nvidia GeForce PUBG Pacific Cup di ChangSha, Hunan, Tiongkok, pada tanggal 4 hingga 7 Januari 2019. Babak grand final tersebut bakal mempertandingkan tim-tim terkuat asal Vietnam, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Kamboja, dan delapan tim yang lolos dari qualifier Tiongkok.

Majunya Victim Reality mewakili Indonesia di ajang Nvidia GeForce Pacific Cup jelas membawa angin segar tersendiri bagi industri esports tanah air. Victim Esports memastikan kalau pencapaian ini barulah sebuah preambule dari ukiran prestasi Victim Esports di turnamen esports berskala internasional.

- Advertisement -
<

APLICATIONS

Tidak Lagi Gaib, Penjualan Offline ASUS ZenFone Max Pro M2 Dimulai

Jakarta (13 November 2018) – Generasi baru smartphone gaming telah tiba di Indonesia. ASUS akhirnya telah merilis ZenFone Max Pro M2 di Indonesia dalam...

HOT NEWS