2026 PMCC ID Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

GameHolic – 2026 PUBG MOBILE Campus Challenge Indonesia (2026 PMCC ID) resmi membuka pendaftaran untuk mahasiswa di seluruh Indonesia.

Turnamen ini menjadi kesempatan bagi para mahasiswa untuk membawa nama kampus sekaligus membuka jalan menuju karier profesional di esports PUBG MOBILE.

Ajang ini merupakan bagian dari semangat Esports For Every #1, yang bertujuan memberikan kesempatan kepada lebih banyak pemain untuk berkembang di ekosistem esports profesional.

Bukan tidak mungkin, 2026 PMCC ID menjadi awal perjalanan untuk mengikuti jejak pemain profesional seperti Microboy dan Ryzen.

2026 PMCC ID Buka Pendaftaran Gratis

2026 PMCC ID merupakan turnamen khusus mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Kompetisi ini menyediakan dua jalur menuju babak selanjutnya, yaitu Campus Qualifier dan Open Qualifier.

Sebanyak 40 kampus terpilih akan menggelar Campus Qualifier. Masing-masing kampus akan mencari satu tim terbaik untuk mendapatkan tiket langsung ke tahap berikutnya.

Sementara itu, tersedia 24 slot tambahan melalui Open Qualifier. Jalur ini dapat diikuti mahasiswa dari kampus yang tidak masuk dalam daftar 40 kampus terpilih.

Tim yang belum berhasil lolos dari Campus Qualifier juga masih memiliki kesempatan untuk berjuang melalui Open Qualifier.

Syarat Pendaftaran 2026 PMCC ID

Sebelum mendaftar, pastikan seluruh anggota tim memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Berikut beberapa syarat utama 2026 PMCC ID:

  • Berstatus sebagai mahasiswa aktif di universitas masing-masing.
  • Memiliki KTP dan KTM yang masih aktif.
  • Menggunakan akun PUBG MOBILE milik pribadi.
  • Menyertakan Surat Keterangan Mahasiswa Aktif atau KRS.
  • Seluruh anggota tim, termasuk pemain cadangan, harus berasal dari universitas yang sama.
  • Pemain tidak boleh bergabung dengan tim dari universitas berbeda.
  • Menggunakan jas almamater atau jaket resmi kampus saat Final Campus Qualifier secara offline.

Sistem penilaian menggunakan standar resmi PUBG MOBILE Esports. Total poin dihitung berdasarkan Placement Points dan Kill Points.

Hanya tim yang menjadi Top 1 Champion di masing-masing kampus yang mendapatkan Direct Slot menuju Stage 3.

Roadmap 2026 PMCC ID

Perjalanan menuju gelar juara 2026 PMCC ID berlangsung melalui beberapa tahap.

  • Campus Qualifier dan Online Open Qualifier
  • Online Playoffs: 64 tim
  • Online Playoffs Fase 1: 32 tim
  • Online Playoffs Fase 2: 24 tim
  • Online National League: 16 tim
  • Online Grand Finals: 16 tim

Pada babak Grand Finals, 16 tim terbaik akan bertanding untuk memperebutkan gelar juara 2026 PMCC ID.

Cara Daftar 2026 PMCC ID

Pendaftaran 2026 PMCC ID dilakukan melalui situs resmi turnamen. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi situs resmi pmcc.id.
  2. Pilih menu Tournament.
  3. Pilih Campus Qualifier (Offline) atau Campus Qualifier (Online).
  4. Untuk kampus yang masuk daftar 40 kampus undangan, pilih nama kampus, tim, dan pemain.
  5. Untuk Open Qualifier, isi nama kampus, tim, provinsi, dan data pemain.
  6. Periksa kembali seluruh data.
  7. Klik Submit untuk menyelesaikan pendaftaran.

Jadwal Pendaftaran 2026 PMCC ID

Registrasi 2026 PMCC ID dibuka mulai 30 Agustus hingga 7 November 2026.

Mahasiswa yang ingin mengikuti turnamen ini sebaiknya segera mempersiapkan tim dan dokumen yang diperlukan. Pastikan seluruh data pendaftaran sudah benar sebelum dikirim.

Jangan lewatkan kesempatan untuk membawa nama kampus ke panggung esports PUBG MOBILE dan membuka peluang menuju karier profesional.

Daftar sekarang melalui pmcc.id.

PUBG MOBILE Ares Battle Cup Buka Jalan Talenta Baru ke Alter Ego Ares

GameHolic – Ekosistem PUBG MOBILE Indonesia kembali membuka peluang bagi talenta baru untuk meniti karier di dunia esports. Kali ini, Alter Ego Ares menghadirkan PUBG MOBILE Ares Battle Cup sebagai ajang pencarian pemain berbakat.

Turnamen ini gratis dan terbuka untuk umum. Selain memperebutkan total hadiah hingga Rp340 juta, peserta terbaik juga berpeluang mengikuti trial untuk menjadi bagian dari Alter Ego Ares.

Kesempatan ini tentu menarik bagi pemain yang ingin berkembang dan bermain bersama para bintang PUBG MOBILE Indonesia, termasuk Rosemary.

PUBG MOBILE Ares Battle Cup Jadi Ajang Pencarian Talenta

Indonesia memiliki ekosistem PUBG MOBILE yang terus melahirkan pemain berbakat. Beberapa nama seperti Zuxxy, Ryzen, dan Rosemary telah membuktikan kemampuan mereka di berbagai kompetisi esports.

Kini, Alter Ego Ares ingin kembali menemukan talenta baru melalui PUBG MOBILE Ares Battle Cup. Ajang ini menjadi bagian dari upaya Alter Ego Esports untuk menjaga tren positif tim setelah meraih gelar juara 2026 PMPL ID Fall di Manado.

CEO Alter Ego Esports, Delwyn Sukamto, mengatakan turnamen tersebut dirancang untuk mencari pemain baru. Konsep kompetisinya juga dibuat berbeda karena tidak hanya mempertandingkan format skuad.

Salah satu format yang disiapkan adalah kompetisi solo. Dengan format ini, pemain individu memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka secara langsung.

Total Hadiah PUBG MOBILE Ares Battle Cup Capai Rp340 Juta

PUBG MOBILE Ares Battle Cup menawarkan total hadiah hingga Rp340 juta. Jumlah tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pemain yang ingin menguji kemampuan mereka.

Namun, hadiah bukan satu-satunya peluang yang tersedia. Pemain dengan performa terbaik juga dapat memperoleh kesempatan untuk menjalani trial Alter Ego Ares.

Artinya, turnamen ini bisa menjadi langkah awal bagi pemain komunitas untuk masuk ke level kompetitif yang lebih tinggi.

Kesempatan Trial Bersama Alter Ego Ares

PUBG MOBILE Ares Battle Cup tidak hanya berfokus pada kompetisi. Alter Ego Ares juga memanfaatkannya sebagai jalur untuk menemukan pemain potensial.

Peserta yang menunjukkan performa terbaik berpeluang mendapatkan kesempatan trial. Jika berhasil melewati proses tersebut, mereka dapat membuka jalan untuk bergabung dengan salah satu tim PUBG MOBILE esports Indonesia.

Bagi pemain yang memiliki ambisi menjadi pro player, kesempatan seperti ini tentu sangat berharga. Apalagi, mereka berkesempatan membuktikan kemampuan di hadapan para tokoh penting dalam ekosistem esports Indonesia.

Cara Daftar PUBG MOBILE Ares Battle Cup

PUBG MOBILE Ares Battle Cup terbuka untuk pemain dari berbagai latar belakang. Pendaftaran juga tersedia melalui jalur yang berbeda.

Untuk KOL, pemain pro, dan ex-pro, pendaftaran dapat dilakukan melalui bit.ly/KOLREGISTRASI. Sementara itu, pendaftaran untuk publik tersedia melalui bit.ly/PUBLICREGISTRASI.

Pastikan mengikuti informasi dan persyaratan pendaftaran sebelum mengikuti turnamen.

Jangan Lewatkan Peluang Menjadi Talenta Baru

PUBG MOBILE Ares Battle Cup memberikan kesempatan bagi pemain untuk mendapatkan pengalaman kompetitif sekaligus membuka peluang menuju tim profesional.

Dengan total hadiah hingga Rp340 juta dan kesempatan trial bersama Alter Ego Ares, turnamen ini layak menjadi perhatian bagi pemain PUBG MOBILE yang ingin serius meniti karier esports.

Siapa tahu, dari turnamen komunitas ini akan lahir bintang PUBG MOBILE Indonesia berikutnya.

RRQ Kazu dan MBR Omega Lolos Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall

GameHolic – RRQ Kazu dan MBR Omega berhasil mengamankan tiket ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall. Keduanya menjadi bagian dari empat wakil Indonesia yang akan tampil di babak puncak turnamen Free Fire Asia Tenggara di Surabaya.

RRQ Kazu finis di posisi kelima dengan 234 poin, sedangkan MBR Omega berada di peringkat keenam dengan 231 poin. Mereka menyusul Bigetron by Vitality dan ONIC yang lebih dulu memastikan tempat di Grand Finals.

RRQ Kazu Tampil Konsisten di Pekan Terakhir

RRQ Kazu berhasil bangkit setelah sempat tampil kurang maksimal pada pekan ketiga. Di pekan terakhir Knockout Stage, mereka menunjukkan performa yang lebih konsisten.

RRQ Kazu mengumpulkan total 234 poin, dengan rincian 2 Booyah, 123 poin eliminasi, dan 111 poin placement.

RRQ Kazu

Performa mereka juga terus berkembang sepanjang tiga hari pertandingan. RRQ Kazu meraih 79 poin pada hari pertama, meningkat menjadi 85 poin pada hari kedua, lalu menutup pertandingan dengan tambahan 70 poin pada hari ketiga.

Konsistensi tersebut menjadi faktor penting yang membawa RRQ Kazu finis di posisi kelima dan lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.

MBR Omega Lolos Berkat Performa Gemilang di Hari Terakhir

MBR Omega juga berhasil mengamankan tiket Grand Finals setelah finis di posisi keenam dengan 231 poin. Tim debutan Indonesia ini mengoleksi 2 Booyah, 123 poin eliminasi, dan 108 poin placement.

MBR Omega

Perjalanan MBR Omega tidak semulus RRQ Kazu. Mereka hanya mengumpulkan 68 poin pada hari pertama dan 59 poin pada hari kedua.

Namun, MBR Omega tampil all-out pada hari terakhir. Mereka berhasil mengamankan 104 poin, termasuk dua Booyah. Ledakan performa tersebut membuat MBR Omega mampu naik ke posisi keenam sekaligus mengamankan tiket ke babak Grand Finals.

EVOS Divine Tersingkir dari FFWS SEA 2026 Fall

Hasil berbeda harus diterima EVOS Divine. Sang juara dunia Esports World Cup (EWC) Free Fire 2025 gagal melaju ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.

EVOS Divine hanya finis di posisi ke-12 dengan total 147 poin. Mereka mencatat 91 eliminasi dan 56 poin placement tanpa satu pun Booyah.

EVOS Divine

Pada pekan terakhir, EVOS Divine juga kesulitan menemukan momentum. Mereka mengumpulkan 59 poin pada hari pertama, 52 poin pada hari kedua, dan tidak mampu mengejar ketertinggalan pada hari terakhir.

Kegagalan ini menjadi pukulan berat bagi EVOS Divine. Mereka harus kembali berjuang melalui kompetisi nasional untuk mendapatkan kesempatan tampil di panggung regional pada musim berikutnya.

Overall Standing FFWS SEA 2026 Fall Week 4

Meski demikian, perjalanan Team Falcons menjadi contoh bahwa kegagalan di satu musim bukanlah akhir. Setelah terdegradasi dari FFWS SEA 2025 Spring, Team Falcons berhasil bangkit dengan menjuarai kompetisi nasional Thailand.

Mereka kemudian kembali ke panggung Asia Tenggara dan bahkan meraih gelar FFWS SEA 2025 Fall di dua mode, yaitu Clash Squad dan Battle Royale.

Empat Tim Indonesia Lolos ke Grand Finals

Dengan hasil Knockout Stage pekan keempat, Indonesia mengirimkan empat wakil ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.

Keempat tim tersebut adalah:

  • Bigetron by Vitality
  • ONIC
  • RRQ Kazu
  • MBR Omega

Sementara itu, Thailand menjadi negara dengan jumlah wakil terbanyak, yakni lima tim. Vietnam mengirimkan tiga tim.

Daftar 12 peserta Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall

Berikut daftar lengkap 12 peserta Grand Finals:

Indonesia

  • Bigetron by Vitality
  • ONIC
  • RRQ Kazu
  • MBR Omega

Thailand

  • All Gamers Global
  • Buriram United Esports
  • Team Falcons
  • Team Akkee
  • Twisted Minds

Vietnam

  • Team Flash
  • P Esports
  • GOW Esports

Tidak ada wakil Malaysia yang berhasil lolos ke babak Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.

Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall Digelar di Surabaya

Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall akan kembali menghadirkan panggung esports Free Fire di Surabaya.

Babak puncak turnamen akan berlangsung pada 19–20 September 2026 di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya.

Pada hari pertama, pertandingan menggunakan format Point Rush. Sementara itu, penentuan juara akan berlangsung pada hari kedua dengan format Champion Rush.

Penggemar yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung dapat membeli tiket melalui Loket. Tersedia dua pilihan tiket, yaitu Tier A seharga Rp50.000 dan Tier B seharga Rp20.000.

Tier A sudah termasuk enam merchandise eksklusif, sedangkan Tier B mendapatkan lima merchandise eksklusif.

Empat Wakil Indonesia Siap Berjuang di Surabaya

Lolosnya RRQ Kazu dan MBR Omega membuat Indonesia memiliki empat wakil di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.

Bigetron by Vitality, ONIC, RRQ Kazu, dan MBR Omega kini akan berhadapan dengan lima wakil Thailand serta tiga tim Vietnam.

Dengan format Point Rush dan Champion Rush, persaingan menuju gelar juara regional dipastikan berlangsung ketat. 

Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya akan menjadi panggung berikutnya bagi empat tim Indonesia untuk membuktikan kekuatan mereka di Asia Tenggara.

Garena Youth Championship 2026 Masuk Online Qualifier, 71 Ribu Pelajar Siap Bertanding

GameHolic – Garena Youth Championship (GYC) 2026 Free Fire resmi memasuki babak Online Qualifier setelah menyelesaikan City Qualifier di 88 kota pada 8–30 Agustus 2026.

Turnamen esports pelajar ini mencatat lebih dari 71.000 peserta dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra hingga Papua.

Babak Online Qualifier akan berlangsung pada 7–20 September 2026. Para peserta akan bersaing untuk mendapatkan tiket menuju babak berikutnya hingga Grand Finals.

Jadwal Garena Youth Championship 2026

GYC 2026 memasuki tahun keempat penyelenggaraannya. Garena Indonesia kembali membawa konsep kompetisi esports yang mendorong pelajar untuk tetap menjaga keseimbangan antara pendidikan dan prestasi di bidang esports.

Setelah City Qualifier, perjalanan GYC 2026 akan berlanjut melalui tiga tahap utama:

  • Online Qualifier: 7–20 September 2026
  • Regional Stage: 21 September–8 Oktober 2026
  • Grand Finals: 31 Oktober 2026

Setiap tahap menjadi kesempatan bagi tim peserta untuk menunjukkan kemampuan, menjaga konsistensi permainan, dan melaju ke babak berikutnya.

Syarat Peserta GYC 2026 Free Fire

GYC 2026 tidak hanya mengutamakan kemampuan bermain Free Fire. Garena juga menetapkan persyaratan akademik bagi para peserta.

Berikut syarat utama yang harus dipenuhi:

  • Berstatus sebagai siswa atau siswi aktif tingkat SMP, SMA, atau sederajat di Indonesia.
  • Memiliki nilai rata-rata rapor minimal 65.
  • Memiliki surat rekomendasi dari sekolah untuk mengikuti pertandingan.

Persyaratan tersebut menjadi bagian dari upaya GYC untuk mendorong pelajar agar tetap memperhatikan pendidikan sambil mengembangkan kemampuan di esports.

Hadiah GYC 2026 Capai Rp300 Juta

Selain pengalaman bertanding, GYC 2026 menawarkan dukungan pendidikan bagi tim juara. Pemenang akan memperoleh dukungan dana pendidikan hingga Rp300 juta dari Garena Indonesia.

Setiap anggota tim juara juga berkesempatan mendapatkan beasiswa kuliah 100 persen hingga lulus di Universitas Nasional, Jakarta.

Hadiah tersebut membuat GYC 2026 tidak hanya menjadi ajang mencari juara esports pelajar, tetapi juga membuka peluang pendidikan bagi generasi muda.

Juara GYC 2026 Dapat Golden Ticket ke Free Fire Nusantara Series

Peluang juara GYC 2026 tidak berhenti setelah Grand Finals. Tim pemenang akan memperoleh golden ticket menuju babak play-ins Free Fire Nusantara Series 2027 Spring.

Kesempatan ini dapat menjadi langkah awal bagi para pemain muda untuk memasuki level kompetisi esports yang lebih tinggi di Indonesia.

Juara GYC 2026 juga akan mendapatkan kesempatan tampil di panggung Asia melalui GYC Free Fire Asia Invitational 2026. Turnamen tersebut akan mempertemukan juara GYC dari Indonesia, India, Thailand, dan Vietnam pada Desember 2026.

GYC Dorong Talenta Esports Pelajar Indonesia

GYC telah diselenggarakan sejak 2023 dan mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, serta Pengurus Besar Esports Indonesia.

Kompetisi ini juga menjadi bagian dari program Garena Goes to School, yang telah berjalan sejak 2017 untuk mendorong perkembangan esports yang positif di kalangan pelajar.

Penyelenggaraan GYC 2026 Free Fire di Bontang

Memasuki edisi keempat, GYC terus membuka peluang bagi talenta muda untuk mendapatkan pengalaman kompetitif. Sejumlah peserta dari edisi sebelumnya bahkan melanjutkan perjalanan mereka sebagai atlet esports profesional di tingkat regional dan internasional.

Pendaftaran Online Qualifier GYC 2026 Masih Dibuka

Kesempatan mengikuti Garena Youth Championship 2026 Free Fire masih tersedia bagi pelajar yang ingin berkompetisi di babak Online Qualifier.

Dengan jumlah peserta yang telah menembus 71.000 orang, persaingan GYC 2026 dipastikan semakin kompetitif. Para peserta akan berusaha meraih hasil terbaik demi melanjutkan perjalanan menuju Grand Finals dan mendapatkan peluang tampil di panggung esports nasional hingga Asia.

Pendaftaran dan informasi GYC 2026 dapat diakses melalui https://linktr.ee/gyc2026.

Alter Ego Ares Juara PMPL ID Fall 2026, Rosemary Jadi Final MVP

GameHolic – Sejarah baru tercipta di panggung esports PUBG MOBILE Indonesia. Alter Ego Ares berhasil menjadi juara PMPL ID Fall 2026 untuk pertama kalinya setelah tampil konsisten sepanjang Grand Finals di Manado.

Grand Finals PMPL ID Fall 2026 berlangsung meriah di Mission Center GMIM, Manado. Ribuan penonton memadati venue, sementara ratusan ribu penggemar lainnya mengikuti pertandingan melalui kanal resmi PUBG MOBILE Indonesia.

Persaingan sengit, drama, dan sejumlah momen epik membuat PMPL ID Fall 2026 menjadi salah satu turnamen PUBG MOBILE Indonesia yang paling berkesan.

Grand Finals PMPL ID Fall 2026 Meriah di Manado

Antusiasme masyarakat Manado sudah terlihat sejak hari pertama Grand Finals PMPL ID Fall 2026. Penonton datang sejak pagi untuk mendapatkan posisi terbaik di venue.

Turnamen ini juga mencatat sejarah penting. PMPL ID Fall 2026 menjadi turnamen esports nasional PUBG MOBILE pertama yang digelar di Manado.

Pemilihan Manado tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Manado dan tingginya antusiasme komunitas PUBG MOBILE di wilayah tersebut. Kota ini juga dikenal memiliki sejumlah talenta esports dari Indonesia Timur yang mampu berprestasi hingga tingkat internasional.

Dukungan terhadap kompetisi semakin kuat dengan kehadiran Infinix GT 50 Pro sebagai Official Gaming Device.

Antusiasme penonton terlihat dari penuhnya area pertandingan dan watch party. Bahkan, antrean pengunjung mengular hingga ke luar venue demi menyaksikan langsung keseruan Grand Finals PMPL ID Fall 2026.

Tim Tuan Rumah Manado Tampil Agresif

Dua tim asal Manado, AK Gold Esports dan Pangeran McJoe, tampil di hadapan publik sendiri. Dukungan penonton menjadi salah satu daya tarik sepanjang pertandingan.

AK Gold Esports tampil agresif dengan mengumpulkan poin eliminasi dan placement. Tim ini juga beberapa kali meraih Winner Winner Chicken Dinner (WWCD).

Tim asal Manado, AK Gold Esports tampil cukup agresif

Sorakan penonton terdengar setiap kali AK Gold Esports menciptakan momen penting dalam pertandingan.

Persaingan juga semakin menarik karena sejumlah tim komunitas mampu mencuri WWCD. The Helix, SV Vior, NST, dan NI9HTMARE menjadi beberapa tim yang ikut membuat perolehan poin berubah dengan cepat.

Alter Ego Ares Amankan Gelar Juara

Persaingan gelar juara akhirnya mengerucut kepada empat tim, yaitu Alter Ego Ares, AK Gold Esports, Bigetron by Vitality, dan Team Pandum.

Setelah persaingan ketat selama dua hari pertama, Alter Ego Ares mulai memperlebar keunggulan pada map pertama hari ketiga. Mereka berhasil mengamankan 32 poin dan menjaga posisi di puncak klasemen.

Bigetron by Vitality sempat memberikan tekanan melalui performa kuat pada dua map terakhir. Namun, momentum tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan.

Alter Ego Ares akhirnya memastikan gelar juara PMPL ID Fall 2026 dengan 203 poin.

Berikut tiga besar klasemen akhir:

  1. Alter Ego Ares – 203 poin
  2. Bigetron by Vitality – 180 poin
  3. AK Gold Esports – 178 poin

Gelar ini menjadi trofi PMPL ID pertama bagi Alter Ego Ares.

Rosemary Jadi Final MVP PMPL ID Fall 2026

Meski tim tuan rumah belum berhasil menjadi juara, Manado tetap memiliki wakil yang menjadi salah satu bintang utama turnamen.

Pemain Alter Ego Ares, Juventino “Rosemary” Jeremy Ryan Rolos, tampil impresif sepanjang Grand Finals. Pemain asal Manado tersebut bahkan dinobatkan sebagai Final MVP PMPL ID Fall 2026.

Rosemary mencatatkan statistik:

  • 41 eliminasi
  • 38 knockouts
  • 9.330 damage
  • 20:12 survival time
  • 2,9 MVP points

Performa tersebut membawa nama Rosemary masuk ke Hall of Fame PUBG MOBILE.

Kesuksesan ini menjadi pencapaian penting bagi Alter Ego Ares dan para pemainnya. Bagi Rosemary, Krypton, Snape, dan Jimmy, gelar ini merupakan trofi PMPL ID pertama dalam karier mereka.

Sementara itu, Zuxxy berhasil meraih trofi PMPL ID ketiganya. Pencapaian tersebut membuat Zuxxy menjadi pemain pertama yang mengoleksi tiga trofi PMPL ID.

Lima Wakil Indonesia Lanjut ke 2026 PMGO S2 SEA Finals

Perjalanan esports PUBG MOBILE Indonesia belum berakhir. Lima tim teratas PMPL ID Fall 2026 mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan perjuangan ke 2026 PUBG MOBILE Global Open Southeast Asia S2 Finals atau 2026 PMGO S2 – SEA Finals.

Lima wakil Indonesia tersebut adalah:

  • Alter Ego Ares
  • Bigetron by Vitality
  • AK Gold Esports
  • Team Pandum
  • Shadow Esports

2026 PMGO S2 – SEA Finals akan berlangsung pada 11–13 September 2026 di One Utama Shopping Centre, Petaling Jaya, Malaysia.

Turnamen tersebut menjadi kesempatan penting bagi wakil Indonesia untuk mendapatkan tiket menuju 2026 PMGO S2 di Pakistan. Total hadiah yang diperebutkan mencapai US$500.000 atau sekitar Rp8,8 miliar.

Setelah sukses menaklukkan persaingan di Manado, lima tim Indonesia kini akan kembali menghadapi lawan-lawan terbaik di Asia Tenggara.

Saksikan Perjalanan PUBG MOBILE Esports Indonesia

Keseruan PUBG MOBILE Esports Indonesia masih berlanjut. Dukungan penggemar akan menjadi energi tambahan bagi lima wakil Indonesia yang berlaga di Malaysia.

Seluruh rangkaian pertandingan PUBG MOBILE dapat disaksikan melalui kanal resmi Facebook, YouTube, dan TikTok PUBG MOBILE Indonesia serta PUBG MOBILE Esports Indonesia.

Dengan gelar PMPL ID pertama di tangan, Alter Ego Ares kini memiliki tantangan baru untuk membuktikan kekuatan mereka di level Asia Tenggara dan mengejar tiket menuju panggung global.

Bigetron dan ONIC Lolos Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall, Tiga Tim Indonesia Masih Berjuang

GameHolic – Bigetron by Vitality dan ONIC berhasil mengamankan tiket lebih awal ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall. Kedua tim tampil konsisten pada Knockout Stage pekan ketiga.

Bigetron memastikan kelolosan pada hari kedua. Sementara itu, ONIC menyusul sehari kemudian setelah memuncaki klasemen hari ketiga.

Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi kedua tim. Pasalnya, Bigetron dan ONIC sama-sama melakukan perubahan roster di tengah kompetisi.

Di sisi lain, RRQ Kazu, MBR Omega, dan EVOS Divine masih harus berjuang pada pekan keempat. Ketiganya akan memperebutkan enam tiket tersisa menuju Grand Finals.

Bigetron Bangkit dengan Roster Baru

Perjalanan Bigetron by Vitality pada pekan ketiga tidak langsung berjalan mulus. Robot Merah hanya mengumpulkan 54 poin pada hari pertama dan finis di posisi ke-10.

Mereka bahkan tidak mendapatkan Booyah. Total poin tersebut berasal dari 33 eliminasi dan 21 poin placement.

Namun, Bigetron langsung bangkit pada hari kedua. Dengan memainkan roster baru, Fellow dan Tiuszz, mereka tampil jauh lebih agresif.

Bigetron berhasil meraih satu Booyah, 55 eliminasi, dan 42 poin placement. Total 97 poin membawa mereka finis di posisi kedua di bawah Team Flash yang mengumpulkan 116 poin.

Hasil tersebut sudah cukup untuk memastikan Bigetron sebagai tim Indonesia pertama yang lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.

ONIC Tampil Konsisten di Pekan Ketiga

Jika Bigetron menunjukkan kebangkitan, ONIC tampil konsisten sejak awal pekan ketiga. ONIC selalu berada di lima besar dalam tiga matchday. Mereka mengawali pekan dengan menempati posisi kelima melalui raihan 84 poin.

Pada hari kedua, ONIC naik ke posisi ketiga dengan 87 poin. Performa terbaik mereka kemudian hadir pada hari terakhir.

ONIC memimpin klasemen hari ketiga dengan 116 poin. Raihan tersebut berasal dari satu Booyah, 70 eliminasi, dan 46 poin placement.

Secara keseluruhan, ONIC mengumpulkan 287 poin dari tiga matchday. Tren tersebut menunjukkan peningkatan performa yang konsisten sepanjang pekan ketiga.

Perubahan Roster Bantu ONIC Bangkit

Performa ONIC juga tidak terlepas dari perubahan strategi pelatih Ahmad Fadly Masturoh (AFM). AFM kembali memainkan Adam Ramdani (ADAM) setelah pemain senior tersebut sempat tidak diturunkan selama dua pekan pertama.

Keputusan tersebut terbukti efektif. ADAM mampu memberikan kontribusi penting bagi permainan ONIC pada pekan ketiga.

Perubahan juga terjadi pada posisi kapten. Irgi Ramdani (GEDAY) menyerahkan peran tersebut kepada Rattapoom Sunthalunai (POOM), pemain asal Thailand yang baru bergabung dengan ONIC musim ini.

POOM mampu menjalankan perannya dengan baik, terutama ketika tim membutuhkan keputusan cepat dalam situasi krusial.

RRQ Kazu, MBR Omega, dan EVOS Divine Belum Aman

Tidak seperti Bigetron dan ONIC, tiga wakil Indonesia lainnya belum mendapatkan tiket Grand Finals.

MBR Omega mengakhiri hari ketiga di posisi keenam dengan 75 poin. Sementara itu, RRQ Kazu berada di posisi ketujuh dengan 63 poin.

Keduanya sebenarnya masih menunjukkan performa kompetitif. Namun, raihan tersebut belum cukup untuk membawa mereka ke posisi yang dibutuhkan untuk lolos lebih awal.

Klasemen Knockout Stage FFWS SEA 2026 Fall Week 3

Karena itu, RRQ Kazu dan MBR Omega akan kembali bertanding pada pekan keempat.

Situasi lebih sulit harus dihadapi EVOS Divine. Sang juara Esports World Cup 2025: Free Fire hanya mampu finis di posisi ke-11 pada hari ketiga dengan 48 poin.

Absennya Rasyah dan Reyy yang memilih rehat membuat EVOS masih mencari kombinasi roster dan chemistry terbaik.

Tekanan pun semakin besar. EVOS harus segera menemukan kembali ritme permainan jika ingin menjaga peluang tampil di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall.

Enam Tim Sudah Lolos ke Grand Finals

Setelah pekan ketiga berakhir, enam tim telah memastikan tempat di Grand Finals.

Selain Bigetron by Vitality dan ONIC, empat tim lainnya adalah All Gamers Global, Buriram United Esports, Twisted Minds, dan Team Flash.

Dengan demikian, keenam tim tersebut dapat mulai mempersiapkan strategi untuk menghadapi Grand Finals yang akan berlangsung di Surabaya.

Sementara itu, enam slot terakhir masih diperebutkan pada pekan keempat.

Pekan Keempat Jadi Penentuan

Knockout Stage FFWS SEA 2026 Fall pekan keempat akan berlangsung pada 4–6 September 2026.

Pekan terakhir ini menjadi kesempatan terakhir bagi tim yang belum lolos. Hanya enam tim teratas yang akan mendapatkan tiket Grand Finals.

Sebaliknya, enam tim terbawah harus mengakhiri perjalanan mereka di FFWS SEA 2026 Fall.

Bagi RRQ Kazu, pekan keempat menjadi momentum untuk bangkit. MBR Omega juga harus membuktikan kualitas mereka setelah berstatus sebagai juara FFNS.

Namun, tekanan terbesar berada di EVOS Divine. Mereka harus tampil maksimal agar tidak gagal melaju ke Grand Finals.

Ketiga tim Indonesia tersebut kini memiliki satu target yang sama: menyusul Bigetron by Vitality dan ONIC ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya.

Jadwal dan Cara Menonton FFWS SEA 2026 Fall

Pertandingan Knockout Stage pekan keempat FFWS SEA 2026 Fall dapat disaksikan secara langsung mulai 4 September 2026 pukul 17.30 WIB.

Siaran pertandingan tersedia melalui kanal resmi Free Fire Esports ID di YouTube, Facebook, dan TikTok.

Dengan hanya enam tiket tersisa, pekan keempat dipastikan menjadi fase yang sangat menentukan bagi RRQ Kazu, MBR Omega, EVOS Divine, dan tim lainnya yang masih berada dalam perebutan tiket Grand Finals.

RRQ Kazu Pimpin Kebangkitan Indonesia di FFWS SEA 2026 Fall, Tiket Grand Finals di Depan Mata

GameHolic – Wakil Indonesia menunjukkan peningkatan performa pada pekan kedua Knockout Stage Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall.

Hasil tersebut membawa RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC masuk 12 besar klasemen Fase 1.

Ketiganya akan tampil lebih awal pada pekan ketiga untuk memperebutkan tiket Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall. Sementara itu, EVOS Divine dan MBR Omega harus berjuang pada hari kedua.

RRQ Kazu Jadi Wakil Indonesia Terbaik

RRQ Kazu menjadi tim Indonesia dengan performa paling konsisten pada pekan kedua FFWS SEA 2026 Fall. Pada hari pertama, RRQ meraih dua Booyah beruntun di Purgatory dan Solara.

RRQ Kazu juga menjadi Team of the Day pada hari pertama dengan 111 poin, dua Booyah, dan 73 eliminasi. Performa mereka kembali meningkat pada hari ketiga dengan tambahan satu Booyah di Kalahari dan 117 poin.

Hasil tersebut membuat RRQ Kazu finis di peringkat ketiga klasemen Fase 1 dengan 396 poin dari 24 pertandingan. Mereka mencatatkan tiga Booyah, 267 eliminasi, dan 129 poin placement.

Jumlah 267 eliminasi menjadi catatan tertinggi di antara seluruh peserta. RRQ bahkan mengoleksi poin yang sama dengan Team Falcons yang berada di posisi kedua.

Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan atau Coach Adyy

Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan atau Coach Adyy, menyebut timnya menggunakan pekan pertama untuk membaca pola permainan lawan sebelum menerapkan strategi baru pada pekan kedua.

Bigetron dan ONIC Amankan Top 12

Bigetron by Vitality juga tampil stabil sepanjang Fase 1. Robot Merah mengakhiri fase tersebut di posisi keenam dengan 336 poin, dua Booyah, 211 eliminasi, dan 125 poin placement.

Pada hari ketiga pekan kedua, Bigetron mencatat 97 poin sekaligus mengamankan Booyah di Solara.

Sementara itu, ONIC menjadi wakil Indonesia ketiga yang masuk Top 12. ONIC finis di posisi ke-11 dengan 275 poin dan turut menyumbangkan satu Booyah pada hari pertama pekan kedua.

Dengan hasil ini, tiga tim Indonesia akan langsung tampil pada hari pertama Fase 2.

EVOS Divine dan MBR Omega Masih Punya Peluang

EVOS Divine memang belum berhasil masuk Top 12, tetapi performanya membaik pada pekan kedua. Juara Esports World Cup: Free Fire 2025 tersebut berhasil mendapatkan Booyah pertamanya pada pekan ini.

EVOS menutup Fase 1 di posisi ke-13 dengan 266 poin, hanya terpaut satu poin dari Twisted Minds di posisi ke-12.

MBR Omega berada satu tingkat di bawah EVOS dengan 251 poin dan dua Booyah. Kedua tim akan memulai Fase 2 pada hari kedua pekan ketiga.

Peluang Indonesia masih terbuka lebar. Dalam skenario terbaik, kelima wakil Indonesia dapat mengamankan tiket Grand Finals melalui perjuangan mereka pada Fase 2.

VAMOS Jadi Kejutan Pekan Kedua

Pekan kedua juga menghadirkan kejutan dari VAMOS asal Malaysia. Mereka tampil dominan pada hari kedua dengan 113 poin, dua Booyah, dan 71 eliminasi.

Performa VAMOS semakin menarik karena mereka memainkan Juan, pemain asal Indonesia, pada pekan tersebut.

Overall Standing Week 2 FFWS SEA 2026 Fall

Jadwal Fase 2 FFWS SEA 2026 Fall

Fase 2 menjadi tahap penting bagi 18 tim yang masih bersaing menuju Grand Finals. Pada pekan ketiga, pembagian pertandingan ditentukan berdasarkan posisi akhir Fase 1.

  • Hari pertama: Tim peringkat 1-12, termasuk RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC.
  • Hari kedua: Tim peringkat 13-14, termasuk EVOS Divine dan MBR Omega.
  • Hari ketiga: Tim peringkat 15-16.

Pada setiap matchday, dua tim teratas akan langsung mendapatkan tiket Grand Finals.

Jika belum berhasil lolos pada pekan ketiga, tim yang tersisa masih memiliki kesempatan terakhir pada pekan keempat. Nantinya, enam tim teratas dari klasemen keseluruhan pekan keempat akan melengkapi daftar peserta Grand Finals.

Jadwal Pekan Ketiga FFWS SEA 2026 Fall

Pertandingan pekan ketiga akan berlangsung pada 28-30 Agustus 2026. RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC memiliki kesempatan pertama untuk mengamankan tiket Grand Finals.

Dengan RRQ Kazu yang berada di posisi ketiga serta Bigetron dan ONIC yang masuk Top 12, Indonesia memiliki tiga peluang langsung pada hari pertama.

Sementara itu, EVOS Divine dan MBR Omega akan berusaha mengejar tiket pada hari kedua. Performa mereka akan menjadi kunci untuk menjaga peluang Indonesia mengirim seluruh wakil ke Grand Finals.

Akankah RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC langsung mengamankan tiket Grand Finals pada pekan ketiga? Persaingan FFWS SEA 2026 Fall akan semakin sengit mulai 28 Agustus.

Saksikan perjuangan tim Indonesia di FFWS SEA 2026 Fall pekan kedua melalui kanal YouTube, Facebook, dan TikTok Free Fire Esports ID mulai pukul 17.30 WIB.

FFWS SEA 2026 Fall: Wakil Indonesia Masih Berjuang di Pekan Kedua

GameHolic – Pekan pertama FFWS SEA 2026 Fall belum menjadi awal ideal bagi wakil Indonesia. RRQ Kazu dan Bigetron by Vitality masih berada di papan atas, sementara ONIC juga masuk 12 besar. Di sisi lain, MBR Omega dan EVOS Divine harus tampil lebih kuat pada pekan kedua.

Tim Thailand justru mendominasi klasemen. Team Falcons, AG.AL, dan Buriram United Esports menempati tiga posisi teratas. Namun, persaingan menuju Phase 2 masih terbuka karena pekan kedua menjadi penentu posisi akhir Phase 1.

RRQ Kazu dan Bigetron by Vitality Masih Stabil

RRQ Kazu menjadi wakil Indonesia dengan posisi terbaik setelah pekan pertama FFWS SEA 2026 Fall. Mereka mengoleksi 162 poin dan menempati peringkat kelima.

RRQ hanya tertinggal tiga poin dari Secret WAG di posisi keempat. Menariknya, RRQ belum meraih Booyah. Meski begitu, mereka mencatat 114 poin eliminasi.

RRQ Kazu

Catatan tersebut menjadi yang tertinggi di antara lima tim Indonesia. Karena itu, RRQ punya modal kuat untuk mempertahankan posisi di 12 besar.

Sementara itu, Bigetron by Vitality berada di posisi ketujuh dengan 161 poin. BTR meraih satu Booyah, 98 poin eliminasi, dan 63 poin placement.

Bigetron by Vitality

Posisi tersebut membuat BTR cukup aman untuk menghadapi pekan kedua. Jika mampu bertahan di 12 besar, mereka bisa langsung melanjutkan perjalanan ke Knockout Stage Phase 2.

ONIC Masih Harus Menjaga Posisi

ONIC menutup pekan pertama di posisi kesembilan dengan 146 poin. Tim ini melakukan perubahan roster dengan membawa POOM sebagai pemain baru.

ONIC

Namun, perubahan tersebut belum langsung membawa ONIC ke papan atas. Meski masih berada di 12 besar, posisi mereka belum sepenuhnya aman.

Karena itu, ONIC perlu tampil konsisten pada pekan kedua. Setiap poin akan sangat penting untuk menjaga peluang mereka melaju lebih cepat ke Phase 2.

MBR Omega Punya Peluang Mengejar

MBR Omega menjadi salah satu kejutan dari wakil Indonesia. Sebagai tim debutan, mereka mampu mengakhiri pekan pertama di posisi ke-14 dengan 118 poin.

MBR Omega

Selain itu, MBR Omega menjadi tim Indonesia pertama yang meraih Booyah pada pekan pertama. Mereka hanya terpaut tujuh poin dari Twisted Minds di posisi ke-12.

Artinya, peluang MBR Omega untuk masuk 12 besar masih terbuka lebar. Performa pada pekan kedua akan menjadi kunci untuk menentukan langkah mereka berikutnya.

EVOS Divine Menghadapi Tekanan Besar

EVOS Divine berada di posisi ke-15 dengan 117 poin. Mereka hanya tertinggal satu poin dari MBR Omega.

Hasil ini tentu belum sesuai dengan ekspektasi untuk sang juara Esports World Cup: Free Fire 2025. Pada hari ketiga, EVOS bahkan hanya mengumpulkan 36 poin.

EVOS Divine

Absennya Rasyah dan Reyy turut menjadi tantangan bagi EVOS Divine. Karena itu, sang Macan Putih membutuhkan peningkatan performa pada pekan kedua.

Thailand Kembali Kuasai Papan Atas

Thailand kembali menunjukkan kekuatannya di FFWS SEA 2026 Fall. Team Falcons memimpin klasemen dengan 272 poin.

AG.AL menyusul di posisi kedua dengan 248 poin. Sementara itu, Buriram United Esports berada di posisi ketiga dengan 178 poin.

Klasemen pekan 1 FFWS SEA 2026 Fall

Dominasi tersebut memang membuat jarak dengan beberapa tim Indonesia terlihat cukup besar. Namun, persaingan belum berakhir.

Fase yang paling menentukan justru akan hadir pada Phase 2 Knockout Stage. Oleh sebab itu, tim Indonesia masih punya kesempatan untuk memperbaiki posisi.

Pekan Kedua Jadi Penentu

Pekan kedua FFWS SEA 2026 Fall akan berlangsung pada 21-23 Agustus 2026. Pertandingan ini sekaligus menjadi penutup Phase 1.

Tim yang finis di posisi 12 besar Phase 1 akan mendapatkan keuntungan untuk memulai Phase 2 lebih awal. Mereka juga memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiket ke Grand Finals.

Karena itu, RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC harus mempertahankan posisi mereka. Sementara itu, MBR Omega dan EVOS Divine wajib mengejar ketertinggalan.

Pertarungan pekan kedua FFWS SEA 2026 Fall dapat disaksikan melalui kanal resmi Free Fire Esports ID di YouTube, Facebook, TikTok, dan Instagram yang dimulai pada pukul 17.30 WIB.

FFWS SEA 2026 Fall Dimulai, 5 Wakil Indonesia Bidik Gelar Juara

GameHolic – FFWS SEA 2026 Fall resmi dimulai pada 14 Agustus 2026. Lima wakil Indonesia siap bersaing dengan 13 tim terbaik dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia.

Kelima tim tersebut adalah Bigetron by Vitality, EVOS Divine, MBR Omega, ONIC, dan RRQ Kazu. Mereka akan berjuang melewati Knockout Stage untuk mendapatkan tempat di Grand Finals.

Persaingan musim ini juga menjadi jalan menuju FFWS Global Finals 2026. Sebanyak delapan tiket akan diperebutkan menuju turnamen dunia pada November mendatang.

Sementara itu, Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall akan berlangsung di Surabaya pada 19–20 September 2026.

Lima Wakil Indonesia Tampil Dua Kali pada Pekan Pembuka

Pekan pertama FFWS SEA 2026 Fall berlangsung pada 14–16 Agustus 2026. Pada setiap matchday, dua grup akan digabungkan ke dalam satu lobi berisi 12 tim.

Format tersebut membuat seluruh wakil Indonesia langsung mendapatkan dua kesempatan bermain pada pekan pembuka. Namun, komposisi lawan akan berbeda di setiap matchday.

Jumat, 14 Agustus

Bigetron by Vitality dari Grup A dan RRQ Kazu dari Grup B membuka perjuangan Indonesia.

Keduanya akan bermain dalam satu lobi bersama tim dari Grup A dan B. Beberapa lawan kuat juga hadir, termasuk Secret WAG, Buriram United Esports, dan AG.AL dari Thailand.

Sabtu, 15 Agustus

RRQ Kazu kembali bertanding pada Sabtu. Kali ini, Grup B bergabung dengan Grup C.

Tiga wakil Indonesia dari Grup C juga menjalani pertandingan pertama mereka. Ketiga tim tersebut adalah ONIC, EVOS Divine, dan MBR Omega.

Minggu, 16 Agustus

ONIC, EVOS Divine, dan MBR Omega kembali tampil pada Minggu. Ketiganya akan bermain bersama Bigetron by Vitality dari Grup A. Dengan jadwal tersebut, kelima wakil Indonesia sama-sama memainkan dua matchday pada akhir pekan pertama.

Kondisi Lima Tim Indonesia di FFWS SEA 2026 Fall

Lima wakil Indonesia datang dengan situasi yang berbeda. Ada tim yang mempertahankan roster, ada pula yang melakukan perubahan besar.

Karena itu, persaingan musim ini tidak hanya soal mekanik. Adaptasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan juga akan menjadi faktor penting.

Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu Pertahankan Fondasi

Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu memasuki FFWS SEA 2026 Fall dengan fondasi yang relatif stabil.

Keduanya mempertahankan inti roster yang sudah memiliki pengalaman di level regional. Konsistensi menjadi modal utama untuk bersaing di papan atas.

Namun, target mereka kini lebih besar. Mereka harus mengubah konsistensi tersebut menjadi hasil maksimal.

Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan atau Coach Ady, menyebut chemistry bukan lagi masalah utama bagi timnya. “Tantangan kami sekarang adalah mengubah konsistensi itu menjadi hasil yang benar-benar selesai sampai akhir.”

Hasil di EWC 2026 juga menjadi bahan evaluasi. Karena itu, RRQ Kazu ingin tampil lebih rapi, berani mengambil keputusan, dan tidak kehilangan peluang penting.

EVOS Divine Hadir dengan Roster Baru

EVOS Divine membawa perubahan menuju FFWS SEA 2026 Fall. Tim ini mendatangkan FaizMKS dan IKAL untuk menggantikan Rasyah dan Rey yang memilih rehat.

Perubahan tersebut menjadi langkah EVOS untuk memperbaiki performa setelah hasil yang belum maksimal dalam beberapa turnamen terakhir.

Dengan roster baru, EVOS harus segera membangun chemistry. Selain itu, mereka perlu menemukan pola permainan yang konsisten sejak awal Knockout Stage.

ONIC Berusaha Bangkit

ONIC memiliki tekanan tersendiri pada musim ini. Mereka merupakan satu-satunya tim Indonesia yang pernah menjuarai FFWS SEA. ONIC meraih gelar tersebut pada FFWS SEA Spring 2025.

Namun, performa mereka menurun dalam beberapa musim terakhir. ONIC gagal mendapatkan tiket FFWS Global Finals 2025. Mereka juga tidak lolos ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring dan melewatkan EWC 2026 di Paris.

Untuk bangkit, ONIC membawa kembali GEDAY dan merekrut Rattapoom Sunthalunai atau POOM dari Thailand.

Kehadiran POOM menjadi langkah bersejarah. Ia menjadi pemain Thailand pertama yang masuk ke roster kompetitif tim Indonesia di FFWS SEA.

Pelatih ONIC, Ahmad Fadly Masturoh atau Coach AFM, menegaskan bahwa perubahan tersebut bertujuan membangun kembali permainan tim.

ONIC kini harus membuktikan bahwa perubahan roster dapat membawa mereka kembali ke persaingan papan atas.

MBR Omega Bawa Pengalaman BARA

MBR Omega melengkapi lima wakil Indonesia setelah menjuarai Free Fire Nusantara Series 2026 Fall.

Sebagai pendatang baru di FFWS SEA, MBR memiliki modal penting melalui Muhammad Akbar atau BARA.

BARA bukan pemain yang asing dengan panggung internasional. Ia pernah tampil di FFWS 2022, EWC 2024, dan FFWS Global Finals 2024.

Pengalaman tersebut bisa menjadi keuntungan bagi MBR Omega. Terlebih, tim harus menghadapi tekanan berbeda saat bermain di level Asia Tenggara.

BARA juga menegaskan bahwa MBR tidak ingin sekadar menjadi juara FFNS.

Target mereka adalah membuktikan bahwa MBR Omega mampu bersaing di panggung regional.

Jalan Menuju Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall

Sebanyak 18 tim memulai perjalanan di FFWS SEA 2026 Fall. Namun, hanya 12 tim yang akan melaju ke Grand Finals di Surabaya.

Babak Knockout Stage berlangsung mulai 14 Agustus hingga 6 September 2026. Pada fase ini, seluruh tim akan mengumpulkan poin melalui beberapa tahapan. Phase 1 menjadi awal persaingan sebelum tim melanjutkan perebutan tiket melalui Phase 2 dan Phase 3.

Enam tim akan mengamankan tiket lebih awal. Sementara itu, enam tiket lainnya akan ditentukan pada pekan terakhir Knockout Stage.

Format ini membuat konsistensi menjadi sangat penting. Satu matchday yang buruk dapat memengaruhi posisi tim dalam klasemen.

Grand Finals FFWS SEA 2026 Digelar di Surabaya

Surabaya kembali menjadi tuan rumah Grand Finals FFWS SEA. Kota Pahlawan sebelumnya menjadi lokasi FFWS SEA 2024 Fall. Kini, panggung tersebut kembali hadir pada 19–20 September 2026.

Rangkaian Grand Finals akan berlangsung selama dua hari. Pertandingan menggunakan format Point Rush dan Grand Finals.

Pada babak puncak, 12 tim terbaik akan bertanding dalam format Champion Rush.

Tim pertama yang mencapai 110 poin dan kemudian mendapatkan Booyah akan dinobatkan sebagai juara FFWS SEA 2026 Fall.

Bagi lima wakil Indonesia, perjalanan menuju Surabaya tidak akan mudah. Mereka harus tampil konsisten, cepat beradaptasi, dan mampu memaksimalkan setiap peluang.

Delapan Tiket FFWS Global Finals Jadi Target Utama

Selain gelar juara Asia Tenggara, delapan tiket menuju FFWS Global Finals 2026 menjadi hadiah besar yang diperebutkan.

Turnamen dunia tersebut dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Karena itu, setiap poin pada Knockout Stage memiliki arti penting. Tim tidak boleh hanya mengejar Booyah. Mereka juga harus menjaga konsistensi posisi dan menghindari kehilangan poin.

Dengan tagline “Beyond All Limits”, FFWS SEA 2026 Fall menjadi ujian bagi seluruh peserta untuk melampaui pencapaian musim sebelumnya.

Bagi Indonesia, lima tim membawa misi yang sama. Mereka ingin bertahan di persaingan, mencapai Grand Finals, dan merebut tiket menuju panggung dunia.

Lima wakil Indonesia kini punya satu tujuan: menembus Grand Finals dan membawa pulang gelar FFWS SEA 2026 Fall.

Saksikan FFWS SEA 2026 Fall

Perjuangan Bigetron by Vitality, EVOS Divine, MBR Omega, ONIC, dan RRQ Kazu dapat disaksikan melalui kanal resmi Free Fire Esports ID dimulai pukul 17.30 WIB melalui YouTube, Facebook, dan TikTok Free Fire Esports ID.

FFWS SEA 2026 Fall baru memasuki pekan pertama. Namun, persaingan menuju Surabaya sudah dimulai.

FFWS SEA 2026 Fall didukung oleh Kratingdaeng, SUKRO, dan ShopeePay sebagai sponsor. Turnamen ini juga mendapat dukungan dari Royals Guard sebagai Brand Partner.

Group Stage 2026 PMWC Selesai, RRQ RYU ke Survival Stage, Team Vitality Lolos Grand Finals

GameHolic – 2026 PUBG MOBILE World Cup (2026 PMWC) resmi menyelesaikan babak Group Stage pada 6–9 Agustus 2026 di Paris Expo Porte de Versailles, Paris, Prancis.

Hasil berbeda diraih dua tim yang diperkuat pemain asal Indonesia. RRQ RYU harus melanjutkan perjuangan melalui Survival Stage. Sementara itu, Team Vitality (Bigetron by Vitality) tampil impresif dan langsung mengamankan tiket ke Grand Finals.

RRQ RYU Lolos ke Survival Stage

RRQ RYU tergabung di Grup A yang berlangsung sangat ketat. Tim yang diperkuat Nerpehko, GenFos, Lapar, dan Firen mengawali persaingan dengan hasil kurang maksimal.

Pada hari pertama, RRQ RYU berada di posisi ke-12. Mereka hanya unggul tipis dari tim di zona eliminasi. Karena posisi 14–16 langsung tersingkir, laga hari kedua menjadi sangat penting bagi RRQ RYU.

Kesempatan tersebut berhasil dimanfaatkan. Setelah sempat kehilangan momentum di beberapa match, RRQ RYU bangkit dengan meraih WWCD pada match 9. Mereka kemudian mengamankan posisi dua besar di match terakhir.

Hasil tersebut membuat RRQ RYU bertahan di peringkat ke-12 dan berhak tampil di Survival Stage 2026 PMWC.

Lima tim yang lolos langsung ke Grand Finals dari Grup A adalah 4Thrives Esports, Orangutan, Aurora Gaming, Team Flash, dan Nigma Galaxy. Sementara itu, XForce Rejects, ThunderTalk Gaming, dan Gaming Stars Esports harus tersingkir.

Team Vitality Dominasi Grup B

Performa berbeda ditunjukkan oleh Team Vitality di Grup B. Mereka tampil konsisten sejak awal pertandingan dan langsung menempati papan atas klasemen.

Team Vitality yang diperkuat Reizy, Reyzak, Federales, Axel, dan V3xxy mengawali tiga match dengan finis di posisi tiga besar. Mereka kemudian menutup hari pertama dengan dua WWCD beruntun.

Performa tersebut membuat Team Vitality mengoleksi 108 poin dalam satu hari. Meski hasil pada hari kedua tidak sekuat hari pertama, jumlah poin yang sudah dikumpulkan cukup untuk mempertahankan posisi pertama Grup B.

Sebagai juara Grup B, Team Vitality mendapatkan bonus $71.000 atau sekitar Rp1,26 miliar. Selain itu, Reyzak berhasil meraih penghargaan MVP Grup B.

Team Vitality akan ditemani IDA Esports, GodLike Esports, Horaa Esports, dan S2G Esports di Grand Finals. Sebaliknya, ETSH Esports, TT Project, dan Hustler Crew harus mengakhiri perjalanan mereka.

Jadwal Survival Stage dan Grand Finals 2026 PMWC

Perjalanan 2026 PMWC akan berlanjut ke Survival Stage pada 11–12 Agustus 2026. Babak ini menjadi kesempatan terakhir bagi RRQ RYU untuk mendapatkan tiket menuju Grand Finals.

Setelah itu, Grand Finals akan berlangsung selama tiga hari, yaitu 14–16 Agustus 2026. Turnamen ini menawarkan total prize pool $3.025.000, yang setara dengan sekitar Rp53,7 miliar.

Penggemar PUBG MOBILE di Indonesia dapat menyaksikan rangkaian pertandingan 2026 PMWC melalui kanal resmi PUBG MOBILE dan PUBG MOBILE Esports Indonesia di Facebook, YouTube, dan TikTok.

- Advertisement -
<

APLICATIONS

OPPO A92 Resmi Meluncur di Indonesia Dengan Layar Neo-Display

Jakarta, 8 Mei 2020 – Hari ini, OPPO meresmikan kehadiran perangkat baru A series, yakni OPPO A92. Di Indonesia, OPPO A92 hadir dengan...

HOT NEWS