GameHolic – Bigetron by Vitality resmi menjadi juara Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall. Gelar tersebut diraih setelah Bigetron mengamankan Booyah pada Game 12 Grand Finals di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya, Minggu (20/9/2026).

Kemenangan ini sekaligus membawa kembali trofi FFWS SEA ke Indonesia. Bigetron juga menjadi tim Indonesia pertama yang menjuarai FFWS SEA saat Grand Finals digelar di tanah air.
Bigetron Kunci Gelar di Game 12
Bigetron sudah memastikan tempat di Grand Finals sejak pekan ketiga Knockout Stage. Pada pertandingan puncak, mereka harus menghadapi 11 tim terbaik Asia Tenggara.
Memasuki Game 12, Bigetron mengoleksi 111 poin dan berada dalam status Champion Rush. Situasi tersebut membuat pertandingan terakhir menjadi sangat penting.

Bigetron kemudian tampil solid pada game penentuan. Mereka bertahan hingga fase akhir dan berhasil mengamankan Booyah setelah menyingkirkan para pesaingnya.
Di posisi akhir, RRQ Kazu, GOW, All Gamers Global (AG.AL), dan Bigetron menjadi empat tim terakhir. Setelah RRQ Kazu tereliminasi, Bigetron menumbangkan pemain terakhir GOW.
Mereka kemudian mengepung pemain terakhir AG.AL. Dengan empat pemain yang masih bertahan, Bigetron memenangkan duel terakhir dan memastikan Booyah sekaligus gelar juara FFWS SEA 2026 Fall.
Perjalanan Bigetron Tidak Mudah
Perjalanan Bigetron menuju gelar juara berlangsung penuh tekanan. Setelah meraih Booyah pada Game 3, performa mereka sempat terganggu akibat jeda pertandingan yang panjang.
Fokus tim menurun dan beberapa rencana permainan tidak berjalan maksimal. Karena itu, Bigetron harus kembali mengumpulkan poin untuk mempertahankan peluang menjadi juara.
Persaingan semakin ketat pada Game 10 dan Game 11. GOW dua kali berada dalam posisi untuk mengunci gelar, tetapi peluang tersebut digagalkan oleh Buriram United Esports dan Team Falcons.

Kedua tim tersebut meraih Booyah secara beruntun pada Game 10 dan Game 11. Hasil itu membuat pertandingan berlanjut ke Game 12.
Menariknya, sebanyak 11 tim masih memiliki peluang menjadi juara ketika Game 12 dimulai. Setiap rotasi, eliminasi, dan keputusan menjadi sangat penting.
Pada akhirnya, Bigetron mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dan mengakhiri Grand Finals dengan kemenangan.
Gelar Regional Kedua Bigetron pada 2026
Trofi FFWS SEA 2026 Fall menjadi gelar regional kedua Bigetron pada tahun ini. Sebelumnya, Bigetron berhasil menjuarai Free Fire MAX Asia Invitational 2026 Summer pada Juni 2026.
Gelar FFWS SEA kali ini juga membuat Bigetron menjadi tim Indonesia kedua yang menjuarai kompetisi tersebut setelah ONIC pada FFWS SEA 2025 Spring.

Pelatih Bigetron, Christian Jonathan Pascoal atau CHRISJO, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses adaptasi dan kerja keras seluruh anggota tim.
Menurut CHRISJO, para pemain harus keluar dari zona nyaman, mempelajari berbagai role baru, dan terus beradaptasi sepanjang perjalanan turnamen.
Tiga Tim Indonesia Lolos ke FFWS Global Finals 2026
Kesuksesan Bigetron bukan satu-satunya kabar positif bagi Indonesia. RRQ Kazu dan ONIC juga berhasil finis di delapan besar dan mengamankan tiket menuju FFWS Global Finals 2026.
Dengan hasil tersebut, Indonesia akan mengirim tiga wakil ke turnamen dunia. Sementara itu, MBR Omega belum berhasil masuk ke zona kualifikasi.
Bigetron, RRQ Kazu, dan ONIC akan bergabung dengan GOW, P Esports, AG.AL, Team Flash, serta Buriram United Esports sebagai delapan wakil Asia Tenggara.

FFWS Global Finals 2026 dijadwalkan berlangsung di BITEC Live, Bangkok, Thailand, pada 28–29 November 2026.
Mereka nantinya akan menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai regional, termasuk LYON yang merupakan juara Esports World Cup 2026: Free Fire.
FFWS SEA 2026 Fall Cetak Rekor Penonton
FFWS SEA 2026 Fall juga mencatatkan sejumlah rekor baru. Grand Finals berlangsung pada 18–20 September 2026 di Tunjungan Plaza Convention Hall dan Atrium Area, Surabaya. Lebih dari 7.500 penggemar hadir secara langsung untuk menyaksikan pertandingan dan berbagai aktivitas komunitas Free Fire.
Turnamen ini juga menjadi Grand Finals terpanjang dengan format Champion Rush. Total 12 game dimainkan hingga Bigetron memastikan gelar juara.
Berdasarkan data Esports Charts, siaran FFWS SEA 2026 Fall mencapai 681.910 Peak Viewers pada 20 September 2026. Angka tersebut meningkat 13,8 persen dibandingkan musim Spring.
Selain itu, turnamen ini mencatat lebih dari 10,75 juta Hours Watched. Jumlah tersebut menjadikan FFWS SEA 2026 Fall sebagai turnamen regional FFWS dengan jumlah penonton tertinggi dalam sejarah.
Bigetron Bawa Indonesia ke Panggung Dunia
Gelar FFWS SEA 2026 Fall menjadi pencapaian penting bagi Bigetron. Mereka berhasil mengunci kemenangan melalui Game 12 setelah melewati persaingan ketat hingga pertandingan terakhir.
Kini, tantangan berikutnya menanti di Bangkok. Bigetron, RRQ Kazu, dan ONIC akan mewakili Indonesia di FFWS Global Finals 2026 pada November mendatang.
Dengan tiga wakil Indonesia yang lolos, persaingan di panggung global akan menjadi babak berikutnya bagi para tim Asia Tenggara.
































