Tuesday, January 31, 2023

Review : Monitor Gaming Acer Nitro VG240Y Untuk Jiwa Sultan Budget Pas-Pasan !

Jakarta, GameHolic.id – Menghadirkan pengalaman gaming yang seru dan memuaskan tentunya nggak bisa lepas dari dukungan monitor yang mumpuni. Buat kamu yang kebetulan lagi nyari monitor gaming andalan dengan bujet ekonomis,Gameholic Punya masukan nih buat kamu

Kali ini kita kedatangan monitor gaming versi bujet tapi memiliki fitur yang lumayan lengkap yakni  Acer Nitro VG240Y,penasaran dengan kelebihannya? langsung aja simak ulasannya !

Acer VG240Y yang baru menawarkan panel IPS 144Hz yang jernih dengan harga yang terjangkau, cocok untuk pengguna yang menginginkan reproduksi warna yang mulus dan lebih baik.Namun untuk model ini memiliki dua varian; pbiip sedangkan varian 75Hz dibedakan dengan bmiix pada nama model. Acer VG240Y menampilkan spesifikasi menarik dengan harga yang pasti bikin kamu ngelirik deh.

Monitor Acer VG240Y menggunakan desain Nitro seperti yang ada pada laptop, berbeda dengan lini Predator. Sasisnya selesai dalam warna hitam matte, tetapi alas duduknnya memiliki aksen merah tua untuk membedakan produk sebagai penawaran game daripada sesuatu untuk kantor. Layar tanpa bingkai di tiga sisi, tetapi Anda masih akan melihat batas panel minimal saat layar sedang digunakan.

KELEBIHAN :

1. Memiliki kualitas piksel yang baik

Monitor gaming berukuran 23.8 inch dengan panel IPS ini memiliki resolusi maksimal 1920 x 1080 dengan kerapatan pixel (pixel density) 92ppi. Sehingga, layar menghasilkan visual yang lebih tajam.Selain itu, color gamut pada layar monitor gaming Acer Nitro VG240Y adalah 72% NTSC.

2. Memiliki refresh rate dan response time tinggi

Refresh rate adalah hal penting untuk pecinta game. Hadir dengan display 23.8 inci, monitor gaming ini memiliki refresh rate 75Hz. Dengan nilai sebesar itu, tentunya sudah bisa memberikan pengalaman gaming yang cukup memuaskan.

Sementara itu, monitor gaming Nitro VG240Y ini juga memiliki response time yakni 1 ms. Jadi ketika perpindahan gambar, warnanya nggak akan ghosting karena warna bisa di-update dengan cepat

3. Tampilan lebih elegan dan mengesankan

Acer Nitro VG240Y ini hadir dengan desain ZeroFrame  yang elegan. Meskipun harganya lebih rendah dibandingkan seri lain, tetapi tampilannya nggak murahan, bahkan bisa dibilang mengesankan dan hampir sebanding dengan monitor gaming yang lebih mahal  dan high-end

Monitor ini juga bisa di-adjust  sudut kemiringan mulai dari -5° hingga 20°. Tak hanya itu saja, suara yang dihasilkan pun sangat jernih dan menggelegar  dari kekuatan sistem pengeras suara dua watt built-in.

Monitor gaming ini menggunakan interface HDMI dan VGA dengan horizontal view angle 178°. Untuk penyangganya, kamu bisa mendapati penyangga dengan bentuk kaki tiga yang simple dan nggak makan tempat.

4. Kualitas layar dan audio terbaik

Monitor ini dibekali teknologi Acer EyeProtect agar membuatmu bisa lebih nyaman dan produktif di depan monitor. Teknologi tersebut menggabungkan beberapa fitur penunjang kesehatan mata sehingga memberikan rasa tenang bagi penggunanya. Adapun fitur-fitur tersebut di antaranya, Flicker-less yang meminimalkan kedipan layar untuk membiarkan kamu bekerja dan bermain dengan nyaman.

Untuk menikmati alunan musik atau menyaksikan film favorit, Acer Nitro VG240Y punya built-in stereo speaker (2Wx2). Built-in stereo speaker monitor ini dapat menghasilkan suara stereo tanpa perlu tambahan speaker eksternal lagi. Bahkan, penggunaan sistem audio ini juga menjadikan monitor ini sebagai satu-satunya monitor dengan built-in stereo speaker (2Wx2) di kelasnya.

5. Dibekali dengan fitur AMD FreeSync

Tak ada lagi gambar patah-patah dan terpotong untuk dapat menikmati game favoritmu dengan lancar. Sekarang, semua ini menjadi kenyataan karena monitor ini telah dilengkapi AMD FreeSync™. Teknologi ini memastikan kamu mendapatkan detail tanpa mengorbankan kelancaran game dengan frame rate cepat. Kamu pun bisa merasakan pengalaman gaming super mulus dan responsif meski dalam resolusi tinggi dan kerja berat.

Spesifikasi Acer Nitro VG240Y

Model: VG240Y
Screen Size: 23.8” Inci
Refresh Rate: 75z
Response Time: 1ms (G to G)
Contrast Ratio: 100.000.000:1
Speaker: Built-in stereo speaker (2Wx2)
Panel Technology: Twisted nematic (TN)
Special Fitur: AMD FreeSync
Connectivity2 x HDMI 1. 4 Ports 1 x VGA

KESIMPULAN :

Dengan kelebihan seperti yang sudah disebut di atas, kamu pasti gak nyangka kan kalau monitor gaming ini nggak dibanderol dengan harga tinggi? Jadi, buat kamu yang punya bujet terbatas, tenang aja! di harga Rp 2.100.000 (harga dari e-commerce Acer ) kamu masih bisa ngerasain pengalaman main game yang seru dengan monitor gaming dengan fitur AMD FreeSync,panel IPS dan berbagai fiturnya.

Untuk update berita selanjutnya kalian bisa kunjungi gameholic.id

Review : Mouse Gaming ASUS ROG Gladius III Wireless,Mouse Gaming Yang Bisa Hotswap !

Jakarta, GameHolic.id – mencari Mouse itu memang “cocok-cocokan, Nah, mouse terbaru ROG ini mencakup sejumlah fitur yang membawa game kamu ke tingkat yang lebih tinggi. Dalam ulasan kali ini,Gameholic akan membahas seputar ASUS ROG Gladius III Wireless,penasaran dengan mouse ini? simak terus ya !

Gladius III Wireless adalah model dari mouse gaming nirkabel standar. Ini fitur desain enam tombol tangan kanan, dengan dua klik, roda gulir, dan tombol bersepeda DPI di kolom tengah di atas, ditambah dua tombol samping. Di bagian bawah mouse terdapat tombol profile-swap dan tombol pairing untuk mode Bluetooth. Ada juga sakelar daya di bawah sana yang memungkinkan kamu bertukar di antara mode koneksi nirkabel.

Asus ROG Gladius III Wireless diklaim sebagai mouse gaming pertama di dunia dengan model penggantian switch yang sangat mudah. Mereka menamakan desain ini sebagai fitur Push-Fit Switch Socket, dan disebutkan juga mendukung penggunaan optical  micro switch merek Omron. 

Sasis seluruhnya terbuat dari plastik hitam, dengan elemen pencahayaan RGB di roda, logo menyala di telapak tangan, dan beberapa teks di sepanjang alur sisi ibu jari yang memungkinkan sedikit cahaya masuk. Selain teks RGB, ada beberapa etsa persegi panjang yang menambahkan sedikit tekstur untuk pegangan tetapi sebagian besar estetis. (Sisi kelingking memiliki permukaan bertekstur yang lebih tradisional dan mencengkeram).

Kamu akan segera menyadari bahwa ini adalah mouse yang nyaman. Berukuran 1,91 x 2,63 x 4,94 inci (HWD), ia memiliki punuk ergonomis tinggi yang memuncak di pangkal jari telunjuk Anda, yang memungkinkan tangan Anda secara alami menggantungkan ke posisi yang nyaman. Dan itu cukup tinggi untuk membiarkan ibu jari Anda menggantung tanpa menyeret, yang meminimalkan tekanan tambahan dari mencengkeram mouse dengan kuat

Dengan berat 79 gram, ini sedikit lebih berat daripada rata-rata mouse gaming kamu pada tahun 2021. Sejujurnya, Asus belum memposisikan Gladius III Wireless sebagai mouse esports, jadi tidak ada harapan bahwa itu akan menjadi ultralight. Meskipun demikian, mengingat kurangnya fitur pembeda Gladius III , sulit untuk menghindari membandingkannya dengan mouse esports nirkabel kelas atas seperti Logitech Pro X Superlight dan Roccat Kone Pro Air, keduanya yang berhasil mencapai spesifikasi serupa dalam paket yang lebih ringan tanpa mengorbankan bentuk.

Gladius III Wireless memiliki opsi untuk terhubung melalui 2.4GHz, koneksi yang lebih stabil yang lebih baik untuk bermain game, atau Bluetooth, yang menggunakan lebih sedikit daya dan membuat mouse kompatibel dengan lebih banyak perangkat, termasuk ponsel dan tablet. Kedua koneksi tetap sangat stabil dalam pengujian saya, bahkan di wilayah udara nirkabel yang padat. Mouse ini memiliki slot kecil untuk menyimpan dongle nirkabel USB-nya saat tidak digunakan.

Menurut Asus, Gladius III Wireless memiliki daya tahan baterai hingga 85 jam dalam mode Bluetooth dan 55 jam saat menggunakan koneksi 2.4GHz. Seperti biasa, angka-angka ini hanya dapat dicapai saat Anda mematikan pencahayaan RGB. Saya menemukan mouse bertahan tiga hingga lima hari dalam mode 2.4GHz dengan pencahayaan RGB menyala, yang cukup bagus, meskipun tidak ada yang membuat kamu bersemangat. Saat baterai habis, Anda dapat mencolokkan kabel pengisi daya USB ke PC dan tetap menggunakannya dengan kabel saat mengisi daya.

Konfigurasi Cepat

Gladius III Wireless mendapatkan dukungan perangkat lunak pada Windows dari Armory Crate, perangkat lunak konfigurasi Asus untuk periferal game. Armory Crate adalah aplikasi yang sangat halus yang memudahkan untuk menyesuaikan preset DPI, pengaturan penghemat daya, dan pola pencahayaan RGB. Anda juga dapat memetakan ulang enam input inti dan menyimpan profil mouse khusus. Gladius III Wireless dapat menyimpan hingga lima profil dalam memori onboard, dan menyimpan sebanyak yang Anda inginkan secara lokal. (Tombol sakelar profil di bagian bawah mouse hanya berputar melalui profil onboard.)

Saat diminimalkan, Armory Crate menyediakan akses cepat ke status baterai kamu, Ini adalah cara yang berguna untuk memeriksa masa pakai baterai secara sekilas, yang penting di sini mengingat seberapa sering mouse perlu diisi. Sejujurnya, saya tidak mengerti mengapa ini bukan fitur standar pada semua aplikasi konfigurasi, tetapi tetap saja tidak.

SPESIFIKASI

Sensor ModelOptical
Max Sensitivity19,000 DPI (26,000 via software)
Polling Rate1000Hz
Programmable Buttons6
LED Zones3 RGB Zones
Cable6.56 feet (2m) Paracord Cable
ConnectivityRF 2.4 GHz, Bluetooth LE, Wired
Measurements (LxWxH)4.96 x 2.64 x 1.77 inches (126 x 67 x 45mm)
Weight (excluding Wifi)0.2 pounds (89g)

Kesimpulan

Tidak dapat disangkal bahwa Asus ROG Gladius III Wireless adalah mouse yang bagus, tetapi selama Mouse ini tidak dipakai untuk bermain turnamen saya rasa masih aman. Bentuknya nyaman, tampilannya cantik, dan baterainya tahan beberapa hari.Di sekitar 1.8 jt (bedasarkan harga E-commerce di marketplace ) Gladius III Wireless ini lumayan mahal untuk dijadikan mouse sehari-hari ataupun mouse untuk bermain game kasual.

Untuk update berita selanjutnya kalian bisa kunjungi gameholic.id

Review : Monitor Acer Nitro VG241Y_X Siap Gendong Permainan mu !

Jakarta, GameHolic.id – Monitor adalah salah satu komponen penting dalam penggunaan komputer tetapi apakah monitor yang biasa- biasa aja nyaman di gunakan untuk bermain game? hal ini lah yang menyebabkan monitor gaming masih menjadi salah satu perangkat yang banyak dicari. Meski game mobile saat ini mendominasi pasar, namun game PC dan konsol masih juga banyak dimainkan oleh para gamers dalam jumlah yang cukup signifikan.

kehadiran monitor gaming yang mampu mendukung kualitas game terbaru juga sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gamers PC dan konsol yang jumlahnya masih banyak. Monitor gaming yang ideal juga semestinya memberikan fitur-fitur pendukung game PC dan konsol yang saat ini memiliki kualitas visual yang makin baik.

Pada kali ini Gameholic kedatangan monitor gaming dari Acer,yakni Acer Nitro VG241Y_X,penasaran dengan spesifikasi dan kelebihannya? simak terus ulasan di bawah ini ya !

Acer VG241Y_X adalah monitor 23.8” dengan refresh rate  270Hz dan response time 0,5ms yang mampu menghasilkan pegerakan gambar yang jernih dan lebih halus. Monitor Acer VG241Y_X menggunakan desain Nitro seperti yang ada pada laptop, berbeda dengan lini Predator. Sasisnya dibalut dalam warna hitam matte, tetapi alas duduknya memiliki aksen merah tua yang chic dengan layar tanpa bingkai di tiga sisi. Lebih jauh, monitor ini telah mendukung HDR 400 dan AMD FreeSync Premium dan 2 buah port HDMI v2.0 yang lebih cepat dan  kompatibel dengan game dan konsol.  

HDR 400 Jadikan Gambar Lebih Cerah dan Realistis

Acer Nitro VG241Y_X dibekali HDR 400 sehingga mampu menghasilkan gambar yang lebih cerah dan realistis.  Monitor ini akan menyesuaikan dengan pemandangan yang lebih cerah, memberikan tampilan visual yang berkilau dengan detail.  Sementara untuk pemandangan yang lebih gelap, warna hitam yang kaya akan tetap dipertahankan dengan meningkatkan detail yang biasa tersembunyi dalam bayangan untuk memberikan tampilan visual yang lebih realistis.

Kualitas Visual yang Memukau

Ukuran layar adalah panjang diagonalnya, yang merupakan jarak antara sudut yang berlawanan, biasanya dalam inci. Monitor ini berukuran 23,8 inci menggunakan panel IPS dengan desain ZeroFrame, resolusi layar 1920 x 1080, kecepatan refresh 270 Hz, dan waktu respons 0,5 ms. Ini adalah monitor Acer 1080p yang dapat berjalan pada kecepatan refresh 270Hz.

Kemampuan menampilkan gambar kualitas terbaik yang tajam dan terlihat nyata dari monitor ini juga patut diacungi jempol. Berkat contrast ratio paling tinggi di kelasnya 100.000.000:1, yang   memastikan kualitas tampilan yang dihasilkan tidak kehilangan detail dengan kemampuan menampilkan warna hitam dan putih dengan lebih banyak varian.

Acer Nitro VG241Y_X memiliki kualitas warna yang menyamai warna aslinya berkat teknologi 6-Axis Color Adjustment. Teknologi ini memungkinkan pengguna melakukan pengaturan personal untuk tingkat saturation (kejenuhan warna), hue (kepekatan warna), dan enam warna (red, green, blue, cyan, magenta, dan yellow) dengan mudah. Kualitas gambar yang menakjubkan.

Siap Gendong Kamu di Semua Game

Dengan dukungan resolusi full HD 1080p, monitor ini mendukung game dengan kualitas grafik yang tinggi. Resolusi full HD juga memastikan gamer menikmati tampilan visual yang baik sesuai dengan kualitas gim yang dimainkan.

Monitor Nitro VG241Y_X memiliki contrast ratio tertinggi di kelasnya yaitu 100.000.000:1Contrast ratio yang tinggi dapat menampilkan gambar dengan visual tajam dan tampak nyata.

Dengan refresh rate 270 Hz, monitor gaming Nitro VG241Y_X mampu mendukung genre game yang dinamis dan membutuhkan pergerakan cepat seperti fighting, first person shooter, dan real time strategy.

Bebas Tearing dengan AMD FreeSync Premium

Tak ada lagi gambar patah-patah dan terpotong untuk dapat menikmati game favoritmu dengan lancar. Sekarang, semua ini menjadi kenyataan karena monitor ini telah dilengkapi AMD FreeSync™ Premium. Teknologi ini memastikan kamu mendapatkan detail tanpa mengorbankan kelancaran game dengan frame rate cepat. Kamu pun bisa merasakan pengalaman gaming super mulus dan responsif meski dalam resolusi tinggi dan kerja berat.

Port Lengkap dengan Port HDMI v2 Terbaru dan Built In Stereo Speaker

Monitor ini dilengkapi dengan 2 buah port HDMI v2.0 yang lebih cepat dan kompatibel dengan PS5 dan X BOX terbaru. Lebih jauh, untuk menikmati alunan musik atau menyaksikan film favorit, Acer Nitro VG241Y_X dilengkapi built-in stereo speaker (2Wx2). Built-in stereo speaker monitor ini dapat menghasilkan suara stereo tanpa perlu tambahan speaker eksternal lagi.

Spesifikasi Monitor Nitro VG241Y_X

Model: VG241Y_X
Screen Size: 23.8” Inci
Refresh Rate: overclock hingga 270Hz
Response Time: 0,5ms (G to G)
Contrast Ratio: 100.000.000:1
Brightness: Native 350nits (cd/m2)HDR 400 mode: peak 400 nits (cd/m2)
Speaker: Built-in stereo speaker (2Wx2)
Panel Technology: IPS Technology
Frame: ZeroFrame
Special Fitur: AMD FreeSync Premium
Connectivity: 2 x HDMI 2.0Display Ports 1.4Audio Out

Kesimpulan & Harga

Harga yang di tawarkan untuk Nitro VG241Y_X ini ada di kisaran Rp 4.450.000 (berpatok dari marketplace official store Acer),Harga yang cukup “worth” jika kamu bisa mendapatkan pengalaman bermain game yang lebih baik dan mulus tanpa kendala.

Untuk update berita selanjutnya kalian bisa kunjungi gameholic.id

Review : Razer OPUS X,Headset Gaming Yang Bikin Kamu Kece Di Luar Rumah

Jakarta, GameHolic.id – Kali ini kita bakal ngereview salah satu headset gaming yang compact alias bisa kalian pake jalan-jalan. So, kalian bisa main game smartphone dimanapun dan kapanpun. Penasaran? simak ulasan kita ya !

Biasanya nih,headphone gaming kan kebanyakan hanya di pakai di depan pc karena mostly bobotnya yang cukup berat atau karena bawanya agak ribet di tas.Sehingga kebanyakan gamer bakal memilih earbuds atau earphone buat dibawa bepergian.Nah di sini Razer menghadirkan headphone gaming yang compact alias bisa kalian bawa kemana-mana dan ini dia, Razer Opus X.

Yang kita pegang adalah yang versi Green nya, warna hijaunya ini hijau elektrik ikoniknya Razer. sekedar info, untuk seri Opus X ini ada 3 warna, yaitu warna Quartz alias warna pink dan Mercury alias warna putih. Ngejreng banget pokoknya warna-warna yang tersedia buat Opus X ini dan hadirnya warna Quartz dan Mercury ini mungkin bakal jauh disukain sama kaum hawa nih. Tapi Buat kalian yang lebih suka warna hitam, kalian bisa beli yg seri paling dahulunya yg Opus (Tanpa X) ,karena di seri itu hanya tersedia warna hitamnya.

FITUR

Lanjut kita cek dusnya. Ini dusnya sendiri cukup tipis dibanding dus-dus headset gaming pada umumnya.Lalu di bagian depan dusnya, Di sini, fitur yang diandalkan Razer ada :

  • Active noise cancelation alias ANC, yang bikin kamu ga keganggu sama noise dari luar headset jadi kalian bakal bisalebih fokus saat main game.
  • Bluetooth 5.0
  • 60ms low latency connection, yang bikin suaranya gak delay
  • codec support AAC & SBC

KELENGKAPAN

Untuk isi boxnya sendiri cukup simpel,seperti biasa, isinya disini ada :

kelengkapan dari razer opus X
  • Buku manual dan surat “cinta” Razer
  • Stiker
  • Headset
  • Kabel usb A to C buat ngecharge

Nah yang bikin headsetnya gampang dibawa-bawa nih, soalnya bagian earcup nya ini bisa dilipat,membuat pemakai tidak merasakan tercekik oleh headset pada saat tidak ingin menggunakannya.

Untuk Pengoperasian headsetnya sendiri terdapat tombol di bagian sampingnya,terdapat :

Tombol yang terdapat pada Opus X
  • mic
  • Port usb c
  • Tombol power
  • Ada volume up & volume down di sini volume up & down nya ini fungsinya bener2 pure buat volume up & down aja,misal kalo kalian hold gak bisa buat next atau previous lagu.
  • Pada bagian tengah sini ada tombol play, nah 1 tombol ini fungsinya banyak banget nih. Bisa play/pause lagu, ngangkat telpon, launch voice command seperti siri atau OK Google, sama bisa buat next & previous lagu. Buat next lagu kalian bisa tekan 2x dan untuk previous tekan 3x.

Untuk kualitas suara Razer Opus X ini, menurut saya udah oke. Suaranya jernih, detailnya dapet. Terus buat equalizernya bisa disetting di apps Razer Audio buat nyesuain sama preferensi kita. Di aplikasi Razer Audio ini juga kita bisa setting fitur ANC dan ambience. 

Untuk fitur ANC nya cukup efektif karena sewaktu saya pake dengerin musik, suara di luar headset itu ga kedengeran, jadi misal sata lagi pake nih terus kalian manggil ya saya ga bakal tahu soalnya beneran tidak kedengeran.Tapi si ANC nya ini lebih efektif kalo kalian lagi masang suara. Kalo ga pasang suara, kita masiih bisa kedengeran sedikit suara dari luar headsetnya.

Untuk main game, kita bisa aktifin fitur gaming mode yang “low latency” lewat aps Razer Audio. So, pas ngegame delay nya tuh gak bakal terlalu berasa gitu.

PENGALAMAN PEMAKAIAN

Sejauh ini saya sudah coba pake headset ini cukup nyaman, apalagi saya biasa pakenya cukup lama, berkisar 1 sampai 3 jam, dan sejauh ini pas saya pakai rasanya masih cukup nyaman, ga bikin pegel di kepala dan kuping. Karena biasanya kalo pake headset apalagi yg buat bepergian ya, mostly kalo udah pake sejam bakal kerasa pegel di sekitar telinga dan memang headset bepergian itu pasti ga bakal senyaman kalo pake headset gaming dalam hal kenyamanan penggunaan yang lama

Soalnya headset bepergian itu kan pasti bakal mengurangi bobot dan bentuknya pasti lebih ringkas, sehingga kenyamanannya pasti bakal berkurang.

Untuk pengguna kacamata nih, biasanya user kacamata itu pasti bakal lebih cepet ngerasa pegel atau sakit di sekitaran telinga karena tangkai kacamatanya ketekan sama headsetnya.Buat dibawa bawa, enteng sih tapi mungkin bakal lebih nyaman bawanya kalo Razer juga ngasih pouch headset tersendiri gitu soalnya agak ngeri juga takut lecet atau patah karena ketekan-tekan sama barang lain di dalem tas 

Atau dibanding diputer gitu bakal lebih space saving dan lebih compact kalo bagian earcup bisa dilipat. Tapi balik lagi, pasti bakal ada yg dikorbanin either itu kenyamanannya, kualitas suaranya, atau mungkin durability dari si headset ini.

Tips dari gw buat yang mau bawa kemana-mana dan masukin tas sih, mending sebelum masukin tas, kalian masukin dulu ke pouch gitu atau kalian taruh di kantong terpisah di tas, biar lebih awet.  Apalagi kalo barang bawaan kalian di tas itu banyak.

HARGA

Nah kita udah bahas banyak mengenai fitur-fitur keren yang ada di Razer Opus X. Tapi harganya berapa ya? Razer Opus X Ini dijual dengan harga 1.7 juta rupiah ( berpatok dari harga Ecommerce di Indonesia) .

Untuk update berita selanjutnya kalian bisa kunjungi gameholic.id

Review : ROG PHONE 5 ULTIMATE,HP gaming yang Bikin Geleng kepala

Jakarta, GameHolic.id – Kali ini Gameholic ingin bahas gaming smartphone dari Asus ROG ,Asus ROG Phone 5 Ultimate meskipun ROG phone 5 sudah mengeluarkan seri terbarunya yakni ASUS ROG 5 S dan ASUS ROG 5 S PRO,apakah seri ini masih layak untuk di cari oleh gamer ?.Langsung aja simak pembahasan gameholic mengenai ASUS ROG PHONE 5 Ultimate ini.

Pertama kita bahas packagingnya,kesan pertama waktu melihat kotaknya saja smartphone ini memang beda dari yang lain,tentu hal itu wajar dikarenakan ASUS ROG PHONE 5 Ultimate adalah smartphone flagship gaming tertinggi pada saat itu. hp ini materialnya sudah aluminum ya,bukan plastik.

Dan di belakang sini tentu aja ga ketinggalan ada logo ROG yang ikonik banget dan hadirnya layar tambahan di belakang smartphone yang biasa disebut ROG Vision. Btw buat warnanya saya sendiri suka sih, biasanya kan gaming smartphone itu identik sama warna hitam, nah kali ini si ROG 5 Ultimate ini memilih untuk menggunakan warna putih matte.

Kelengkapan:

Di sini kelengkapannya ada:

  • Smartphone
  • Adapter hypercharge 65 watt 
  • Cable C to C
  • Simcard ejector
  • Karet2 penutup lubang
  • Dan khusus untuk seri Ultimate ada kipasnya

Nah untuk spesifikasinya sendiri, ROG 5 Ultimate ini menggunakan RAM sebesar 18GB LPDDR5 dan ROM sebesar 512 GB. Asli ini RAM nya sih gede banget ya. Gak cuma kecepatan memory, smartphone ini juga punya display dengan refresh rate mencapai 144 Hz, touch-sampling rate hingga 300Hz, dan touch latency yang hanya 24.3 ms yang bikin fast pace gaming jadi makin terkendali.

Masih sama seperti seri ROG Phone 5 sebelumnya, ASUS ROG Phone 5 Ultimate ini juga didukung oleh Mobile Qualcomm® Snapdragon™ 888 5G sehingga membuat pemrosesan perangkat ini bisa dibilang Cukup cepat.

Peningkatan kinerja GPU hingga 35% dan CPU nya 25% lebih baik dari seri sebelumnya. So, bikin pengalaman gaming kalian lancar tanpa hambatan dan pengaturan maksimal.

Buat para gamer yg suka main game dalam durasi yg lama, baterainya udah 6000mAh. Didukung juga dengan teknologi HyperChange 65 watt yang mrmbuatnya mampu mengisi baterai hingga 70% dalam waktu 30 menit dan pengisian daya yang tetap stabil.

Untuk koneksinya, ROG Phone 5 Ultimate adalah salah satu perangkat pertama yang didukung dengan WiFi 6, memberikan koneksi yang jauh lebih stabil bahkan di jaringan yang padat.

Ada 1 fitur yang Pertama kalinya ada di smartphone-nya ROG. Nah, di ROG Phone 5 Ultimate ini ada fitur ROG Vision, yg merupakan tampilan display matriks yang ada di bagian belakang smartphone. 

ROG Vision ini bisa dicustom, di menu Armory Crate sehingga bisa menampilkan berbagai animasi keren pada saat mengaktifkan X Mode, panggilan telepon, charging ataupun posisi idle dengan layar menyala.

Selain itu kalian juga bisa ubah-ubah animationnya sesuai dengan preferensi kalian.

Ngomong2 XMode, buat yang belum tau, fitur X Mode adalah fitur yg dikhususkan untuk hardcore gamer dimana kamu bisa geber performance nya biar pas ngegame jadi makin asik karena bisa nikmatin grafis rata kanan, fps yang meningkat hingga 144 kHz. Kalo di pc sih ibaratnya kaya Overclocking di fps.

Harga:

ROG PHONE 5 ULTIMATE ini memliki range harga 18 – 20 jt (berpatok dari harga pada E-commerce Indonesia)

Kesimpulan:

Kesimpulannya, ini smartphone sih masih sangat keren dipakai sekarang, dari segi spesifikasi dan designnya. Buat kalian yang suka flexing, emang keren banget sih.Tapi di samping itu, ada rupa, ada harga. Jadi buat yang pengen punya smartphone gaming keren ini, kalian mesti ngorek kantong cukup dalam karena harganya yang cukup fantastis untuk ukuran smartphone. Buat kaum mmendang mending sih mending mundur aja.

Untuk update berita selanjutnya kalian bisa kunjungi gameholic.id

Review: Logitech G431,Gaming Headset Paket Komplit

GameHolic.id  – Mencari gaming headset terkadang sedikit sulit ketimbang mencari headset untuk musik.Pernah gak sih cari headset yang berada di kelas wahid yang bisa mencakupi  dua hal (buat dengerin musik & bermain game)  tapi kita tak punya anggaran untuk membeli headset ini karena kepentok keperluan lainnya ?.

Karena itulah,gameholic coba mencari headset gaming yang juga bisa digunakan untuk semua keperluan; bahkan sampai mendengarkan musik di ponsel. Padahal kebutuhan audio untuk gaming dan musik sebenernya jauh berbeda, yak ini dia G431 dari Logitech,penasaran apa kenapa kita pilih headset ini ? simak terus ya

Ini adalah headset gaming dari logitech,loh ini  kan headset keluaran lama apa masih worth untuk di beli ?. Memang. Headset gaming Logitech G431 ini bisa di bilang produk “lawas” tetapi meski “lawas” ada hal yang mesti kalian perhatikan salah satunya adalah headset ini menawarkan 2 koneksi yaitu 3.5mm dan USB  dan sudah memiliki fitur soundround 7.1

Apa aja sih kelengkapan  yang kita dapat jika membeli Logitech G431 :

  • 1 Unit Headset
  • 1 Kabel splitter
  • 1 soundcard
  • buku manual & garansi
  • stiker logitech

Apa saja yang menjadi bahan pertimbangan memliih Logitech G431 :

DRIVER 50 mm

Driver audio 50 mm yang besar menghasilkan suara yang lengkap dan luas untuk pengalaman bermain game yang lebih mendalam. Game favorit kalian akhirnya akan terdengar seperti yang seharusnya Luar biasa.

DTS HEADPHONE: X 2.0

Headphone DTS generasi berikutnya: X 2.0 surround sound2DTS Headphone: X 2.0 surround sound dan preset EQ hanya tersedia untuk OS Windows dan memerlukan perangkat lunak game Logitech G HUB. didukung oleh perangkat lunak Logitech G HUB, memungkinkan kamu mendengar musuh menyelinap di belakang , isyarat kemampuan khusus, dan lingkungan yang imersif—di sekitar kamu. Nikmati audio 3D yang melampaui 7.1 saluran untuk membuat kamu merasa seperti berada di tengah-tengah aksi.

SATU HEADSET, SEMUA PLATFORM

Headset ini berfungsi untuk PC, PlayStation 4, atau Nintendo Switch yang terpasang melalui DAC USB yang disertakan.Kamu juga dapat bermain game di konsol atau perangkat seluler melalui kabel 3,5 mm.

DIBUAT UNTUK KENYAMANAN DAN DAYA TAHAN

Segala sesuatu tentang headphone ini adalah tentang kenyamanan.Earcup dan ikat kepala kulit imitasi ringan yang mewah dibuat untuk menjaga tekanan dari telinga kamu. Earcup berputar hingga 90 derajat untuk kenyamanan. Sesuaikan volume pada platform apa pun dengan roda volume yang dipasang di cup telinga.

KOMUNIKASI

Untuk mic nya sendiri, berhubung memang saya jarang sekali menemukan mic yang bisa dikeluhkan dari sebuah gaming headset, demikian juga yang saya rasakan dari milik G431. Kebanyakan gaming headset (asal bukan yang merek abal-abal) memang sudah cukup baik dalam menyediakan mic yang mampu menyaring suara berisik di sekitar.

spesifikasi

SPESIFIKASI FISIK

Tinggi: 172 mm
Lebar: 81,7 mm
Kedalaman: 182 mm
Berat: (tanpa kabel): 280 g
Panjang Kabel: 2 m

SPESIFIKASI TEKNIS

headphone

drive: 50 mm
Respons frekuensi: 20 Hz-20 KHz
Impedansi: 39 Ohm (pasif), 5k Ohm (aktif)
Sensitivitas: 107 +/-3dB

Mikrofon

Pola Pengambilan Mikrofon: Cardioid (Searah)
Ukuran: 6 mm
Respons frekuensi: 100 Hz–20 KHz

Kesimpulan

Akhirnya, Gameholic bisa menyimpulkan dari cerita di atas, Untuk headset gaming berharga 800 ribuan ini ternyata nyaman digunakan selama lebih dari 5 jam meski bukan yang paling nyaman. Meski demikian, semua kekurangannya sebenarnya masih dapat dimaklumi mengingat harganya yang mungkin memang masih terjangkau untuk kelas menengah.

Untuk update berita selanjutnya kalian bisa kunjungi gameholic.id

Review : Blackwidow V3 Pro,Keyboard Gaming Keren,Gak Pake Ribet

Jakarta, GameHolic.id  – Salah satu problem yang biasa dihadapi kalo main game pake keyboard wireless adalah “delay” atau biasa disebut juga latency. Kalo sekedar untuk pemakaian ngetik di ms.word mungkin gak masalah. Tapi gimana kalo buat main game,khususnya game kompetitif yg membutuhkan respon cepat biar ngga telat keluarin skill karakter seperti dota,lol,overwatch,valorant

Kali ini Gameholic kedatangan satu keyboard yang tidak di ragukan lagi .Tentu kalian udah ngga asing lagi sama merk keyboard gaming wireless yang satu ini, ya Razer seri Blackwidow V3 Pro.Nah, kali ini kita bakal unboxing + review keyboard gaming yang satu ini. Blackwidow V3 Pro ini mereka menawarkan fitur di mana kamu tetep bisa ngegame dengan nyaman tanpa harus ribet sama kabel.

Di packagingnya sendiri, ada gambar produknya dan fitur2 andalannya. Nah di sini fitur andalan yang dipajang sama Razer ini adalah

 

  • Razer Hyperspeed Wireless Technology, di mana kamu bisa pake keyboard ini dengan low latency
  • Razer mechanical switch, kebetulan di sini switch-nya hijau atau yang versi “clicky”
  • Dan Doubleshot ABS keycaps

Di sini kita dapat:

  • keyboard
  • Kabel C to C
  • Stiker dan kitab2
  • Dongle 2.4Ghz
  • Wrist rest

Saat mengatur RGB keyboard ke kecerahan maksimal dan menggeser antara (tergantung pada tugas saya) gelombang pelangi atau warna statis. Out-of-the-box, itu diprogram untuk mati setelah 15 menit tidak aktif. Dengan pengaturan ini, unit ulasan saya rata-rata lebih dari 14 jam sebelum membutuhkan biaya. Namun, saya dapat memperpanjang masa pakai baterai jika saya membiarkan RGB meredup setelah tidak menggunakan keyboard selama 1-15 menit. Razer menjadikan ini opsional, tidak seperti saingan nirkabel Logitech, yang mengklaim masa pakai baterai 30 jam dengan RGB pada kecerahan maksimal, tetapi meredup secara otomatis setelah tidak aktif.

Spesifikasi dari Razer Blackwidow V3 Pro

SwitchesRazer Green or Razer Yellow
LightingPer-key RGB
Onboard StorageUp to 4 profiles
Media KeysYa
Connectivity2.4 GHz USB Type-A dongle (Razer HyperSpeed), Bluetooth or USB Type-A
CableUSB Type-A to USB Type-C, braided, detachable
Additional PortsNone
Key CapsDoubleshot ABS
ConstructionAluminum top plate, plastic base
SoftwareRazer Synapse 3
Dimensions (LxWxH)17.7 x 9.8 x 1.7 inches (450.7 x 248.4 x 42.3mm)
Weight1,423g

Saya tidak punya cukup waktu untuk menjalankan baterai keyboard dengan koneksi Bluetooth, tetapi setelah 13 jam penggunaan melalui Bluetooth dan RGB diatur ke kecerahan maksimal yang sama dan pengaturan yang sama seperti di atas, BlackWidow V3 Pro saya memiliki 18% baterai tersisa.

Masalahnya, seperti yang disebutkan di atas, adalah pada masa pakai baterai 3%, keyboard menjadi tidak dapat diandalkan. RGB keyboard saya akan berkedip antara menjadi gelombang pelangi redup, warna statis redup dan mati. Lebih buruk lagi, ada penundaan yang nyata sebelum mendaftarkan penekanan tombol, terutama yang pertama setelah beberapa saat tidak aktif. Synapse juga berhenti mampu mengidentifikasi periferal. Razer memberi tahu saya ini semua karena keyboard berada dalam mode daya rendah, tetapi itu membuat keyboard sulit untuk digunakan. Tentu saja, setelah ini mulai terjadi, mudah untuk mencolokkan kabel USB-C keyboard yang dapat dilepas dan kembali ke bisnis.

Razer mengklaim daya tahan baterai hingga 192 jam jika Anda menggunakan BlackWidow V3 Pro tanpa RGB. Namun, jika Anda memulai pertunjukan cahaya, angka itu turun menjadi 5-25 jam. Razer menawarkan bagan berikut untuk memberikan gambaran tentang berapa lama Anda dapat mengharapkan keyboard bertahan tergantung pada pengaturan RGB.

Keyboardnya ini cukup berat ya, sekitar 1,423g . Ini karena bahannya solid menggunakan allumunium biar awet. Ditambah lagi ini keyboard ini punya ukuran fullsize, dan bukan keyboard yang dikhususkan untuk mobile, jadi wajar kalau bobotnya cukup berat.

Selain perihal fullsize-nya, di bagian kanan ataskeyboard ini ada 3 tombol multimedia seperti play/pause, back dan next, serta tombol dial untuk mengatur volume. 

Nah untuk fitur utamanya nih, Razer Hyperspeed wireless technology

Ini adalah teknologi wireless tercepat dari Razer yang diklaim lebih cepat 25% dibanding teknologi wireless lainnya. Nah dengan teknologi ini, Razer bisa menawarkan pengalaman menggunakan keyboard gaming wireless yang minim delay.Selanjutnya, Blackwidow V3 Pro ini bisa menggunakan 3 koneksi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan,yakni :

  • Bluetooth
  • Cable USB Type C yang detachable
  • 2.4 GHz melalui dongle 

Razer memudahkan untuk memasangkannya dengan banyak PC. Toggle solid yang tidak akan tertabrak secara tidak sengaja di sisi kiri memudahkan untuk beralih antar sistem.Kamu dapat memilih koneksi dongle 2,4 GHz, Bluetooth atau kabel USB-C yang dapat dilepas dan dikepang.

Saya juga berhasil memasangkan clacker dengan hingga tiga perangkat Bluetooth dan melompat-lompat dengan menekan FN dan 1, 2 atau 3, menjadikan keyboard pilihan yang layak, tetapi lebih berat, untuk produktivitas atau dibawa ke ruang tamu. Tidak seperti kebanyakan periferal game nirkabel, Anda bahkan dapat mengontrol BlackWidow V3 Pro dengan perangkat lunak saat dipasangkan ke PC melalui Bluetooth. Setelah 13 jam menggunakan keyboard dalam mode Bluetooth sementara juga menggunakan mouse nirkabel, keyboard tiba-tiba terhubung tiga kali setiap kali setelah beberapa menit tidak aktif. Jarak tempuh kamu mungkin berbeda, dan itu bisa menjadi masalah dengan komputer saya

Kesimpulannya

PRO

  • Keycaps doubleshot terasa premium, tahan noda
  • Dial multi-fungsi dan tombol media yang memuaskan
  • Memiliki Wrist rest

Con

  • Harga 3.8 JT yang terbilang cukup mahal
  • Rewel ketika baterai sangat rendah
  • Tidak terdapat tombol micro
  • RGB terlalu bergantung pada perangkat lunak
  • Wrist Rest yang tidak bisa menempel dengan keyboard

Untuk update berita selanjutnya kalian bisa kunjungi gameholic.id

Review : Headset Wireless Gaming Serbaguna Razer Barracuda X

GameHolic.id – Razer Baru saja Merilis Razer Barracuda X di bulan Juli 2021 lalu ini tidak terlihat seperti saudara kandung gamenya. Headset Razer Nari, Kraken, dan Blackshark Itu tidak terjadi di sini. Bahkan, sepertinya dibutuhkan headphone Razer Opus untuk peredam bising, prosumer, dan lainnya. Namun tampilan sederhana menyembunyikan headset yang sangat mumpuni dan serbaguna dengan driver TriForce luar biasa yang diperkenalkan di Blackshark V2, 2.4Ghz HyperSpeed Wireless untuk audio bebas lag, baterai 20 jam, dan kenyamanan sepanjang hari. Bisakah itu cukup untuk menjadikannya panduan headset gaming terbaik kami? Saatnya Tim Gameholic.id untuk mencari tahu.

Razer menyebutkan bahwa Barracuda X sebagai headset nirkabel 4-in-1, meskipun sebenarnya hanya mendukung Razer Hyperspeed 2.4Ghz, yang berarti hanya dapat terhubung ke perangkat PC, Playstation, Nintendo Switch, dan Android. Tidak ada dukungan nirkabel Xbox atau bahkan konektivitas Bluetooth.

Koneksi nirkabel dikirimkan melalui dongle USB Type-C berbentuk T yang mirip dengan yang digunakan oleh Arctis 1. Bentuk ini bekerja sangat baik pada perangkat Nintendo Switch dan Android tetapi tidak begitu banyak pada PC atau laptop di mana dongle menutupi port yang berdekatan . Untungnya, Razer menyediakan ekstender USB Tipe-A 1,5m di dalam kotak yang berguna jika kalian tidak memiliki port Tipe-C atau memiliki masalah sinyal.

Barracuda X dirancang terutama untuk gamer seluler yang menginginkan headset hebat yang dapat mereka gunakan saat bepergian tanpa terlihat seperti orang bodoh. Dan itu berhasil mengagumkan. Barracuda X menampilkan tampilan hitam yang bersih dan tersembunyi dengan logo snakehead eponymous yang terukir dalam warna hitam daripada Razer green tradisional yang keras.

Ear Cup berbentuk lonjong dan sedikit miring agar sesuai dengan sudut alami telinga kalian. Bantalan menggunakan busa memori Flowknit Razer yang menjadikannya headset yang sangat lembut, bernapas, dan nyaman. Kekuatan penjepitnya kuat tetapi tidak ada tekanan pada pinggiran telinga saya—sesuatu yang terjadi pada banyak headset lain karena saya memakai kacamata. Tampilan dan nuansa Barracuda sangat mirip dengan Steelseries Arctis 1 yang luar biasa selain dari ikat kepala suspensi dan mikrofon yang dapat ditarik.

Ikat kepala di sini adalah jenis pita baja tradisional dengan bantalan busa dan penggeser baja untuk menyesuaikan kecocokan. Dengan berat hanya 250g, Barracuda duduk dengan nyaman di kepala saya untuk penggunaan sepanjang hari. Earcup berputar untuk berbaring rata tetapi melakukannya menghadap jauh dari kalian, yang berarti kalian masih dapat mendengar audio . Ini bukan cara yang paling nyaman untuk mengistirahatkan kaleng di leher kalian.

Menjadi headset nirkabel, semua kontrol untuk Barracuda X berada di cup telinga kiri. Tombol daya juga menawarkan kontrol media terbatas melalui pers biasa, tekan ganda. Roda volume cocok untuk disentuh tetapi agak terlalu longgar, yang menyebabkan beberapa perubahan volume yang tidak disengaja hanya dengan menyikatnya. Sebuah mic mute melengkapi tombol, hanya menyisakan slot untuk pengisian USB Type-C, audio 3,5mm, dan jack mikrofon.

Mikrofon memakai modell cardioid yang dapat dilepas dan lentur sehingga kalian dapat dengan mudah memposisikannya. Itu juga dilengkapi dengan kaca depan busa untuk melindungi dari ledakan Suara. Dari segi kinerja, mikrofonnya lumayan. Ini jelas menangkap suara saya tetapi dapat terdengar terkompresi dan cukup diredam. Tidak ada kontrol untuk mengelola gain atau noise, tetapi ini akan menyelesaikan pekerjaan tanpa masalah.

Berbicara tentang performa, suara dari driver Triforce 40mm bagus. Sangat bagus. Saya secara konsisten terkesan dengan kejelasan dan pemisahan antara tinggi, menengah, dan rendah. Respons bassnya luar biasa meski tidak pernah mengacaukan frekuensi lain, sesuatu yang sepertinya tidak ditangani dengan baik oleh headset gaming. Bermain game dengan Barracuda X adalah suguhan dengan ledakan besar yang menggelegar, suara realistis yang menakutkan, dan soundtrack yang menggelegar yang membenamkan kalian dalam permainan.

Headphones

  • Frequency response: 20 Hz – 20 kHz
  • Impedance: 32 Ω @ 1 kHz
  • Sensitivity: 96dBSPL/mW@1KHz by HATS
  • Drivers: Customized Dynamic 40mm Driver
  • Inner ear cup diameter: 60 x 40mm
  • Connection type: USB Type C or wired 3.5mm connection
  • Cable length: 1.5m / 4.92 ft
  • Approx. weight: 250g / 0.55lbs
  • Oval ear cushions: Full-ear coverage with fabric and plush leatherette, for sound isolation and comfort

Microphone

  • Frequency response: 100 Hz – 10 kHz
  • Signal-to-noise ratio: ≥ 60 dB
  • Sensitivity (@1 kHz): -42 ± 3 dB
  • Pick-up pattern: Unidirectional

On-earcup controls

  • Volume up and down
  • Mic mute on/off toggle

Audio Usage

  • Wireless audio usage: USB-C dongle
  • Wired audio usage: 3.5mm analog
  • Surround sound: Only available on Windows 10 64-bit

Barracuda X juga mendukung audio spasial THX, meskipun ini adalah upgrade berbayar di atas 7.1 Surround standar yang disertakan dengan headset. Di sini sekali lagi, driver Triforce melakukan pekerjaan yang mengesankan dalam memisahkan saluran audio dan memberikan pemosisian yang sangat baik. Saya dapat dengan jelas mengidentifikasi lokasi musuh dalam permainan. Tidak seperti produk Razer lainnya, Barracuda tidak bekerja dengan Razer Synapse. Jadi tidak ada cara untuk memperbarui firmware, mengubah pengaturan EQ, atau bahkan hanya melihat berapa banyak baterai yang tersisa.


Bukannya kalian akan khawatir tentang masa pakai baterai. Barracuda X biasanya bertahan selama hampir empat hari penggunaan per pengisian daya yang tidak perlu dikeluhkan. Mereka dinilai selama 20 jam yang hanya berjarak dua jam dari Arctis 7X. Sayangnya, mereka tidak memiliki jenis pengisian cepat apa pun, tetapi setidaknya mereka mengisi daya melalui USB Type-C sehingga satu pengaturan pengisi daya berfungsi di sini.

Kesimpulan Dan Harga

Razer Barracuda X Di Harga Rp.1.700.000,- (berpatok pada harga di e-commerce indonesia) dengan masa pakai baterai yang solid dan rasa praktis sehingga kalian dapat memakainya sepanjang hari dengan nyaman. alam menggunakannya saya rasa headset ini masih worth untuk di beli namun kurangnya dukungan Bluetooth dan Xbox berarti ia kurang menguasai penguasaan nirkabel yang sebenarnya.

Untuk update berita selanjutnya kalian bisa kunjungi gameholic.id

California Menuntut Activision Blizzard karena Diskriminasi Gender

Jakarta, GameHolic.id – Pada tanggal 20 Juli, Departemen Ketenagakerjaan dan Perumahan yang Adil California mengajukan gugatan terhadap Activision Blizzard setelah penyelidikan selama dua tahun atas perilaku diskriminatif terhadap karyawan wanita di perusahaan tersebut.

Gugatan tersebut secara khusus mencantumkan perlakuan yang tidak setara dalam hal kompensasi, promosi, penugasan, dan pemutusan hubungan kerja, dan menuduh bahwa kepemimpinan di Activision Blizzard telah gagal mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membatasi dan mencegah diskriminasi dan pelecehan seksual di tempat kerja atau pembalasan atas keluhan tentang perlakuan tersebut.

Ada sekitar 20% wanita dari populasi karyawan di Activision Blizzard dan diduga menjadi sasaran budaya “frat boy” yang konsisten dan meresap. Salah satu perilaku yang dituduhkan dalam pengaduan yang diajukan oleh DFEH California termasuk karyawan pria bermain video game selama hari kerja sambil mendelegasikan pekerjaan kepada karyawan wanita. Karyawan laki-laki juga mabuk di tempat kerja dan kemudian “berjalan kubus”, berpindah dari satu bilik ke bilik lainnya dan berperilaku tidak pantas terhadap wanita di kantor.

Gugatan itu juga menyatakan bahwa karyawan laki-laki sering secara terbuka bercanda tentang seks dan lelucon tentang pemerkosaan. Secara khusus, para pekerja wanita di tim World of Warcraft di Activision Blizzard telah menyatakan bahwa baik karyawan laki-laki maupun supervisor akan memukul mereka, membuat komentar tentang pemerkosaan dan berpartisipasi dalam perilaku merendahkan lainnya.

Gugatan DFEH juga mengutip contoh seorang karyawan wanita yang bunuh diri selama perjalanan perusahaan dengan seorang supervisor pria, setelah mengalami pelecehan seksual yang intens di tempat kerja termasuk memiliki foto telanjang dirinya diedarkan di sebuah pesta perusahaan. Selain itu, karyawan wanita diduga telah ditolak promosinya karena kemungkinan hamil. Mereka telah dikritik karena meninggalkan pekerjaan untuk menjemput anak-anak mereka dari tempat penitipan anak dan diusir dari ruang laktasi yang ditunjuk sehingga ruang tersebut dapat digunakan untuk pertemuan.

Gugatan itu mencari ganti rugi dan upah yang belum dibayar, ganti rugi, bantuan deklaratif , bunga pra-penghakiman, dan biaya pengacara. Seorang juru bicara di Activision Blizzard mengirim pernyataan kepada penulis Bloomberg Jason Schreier, mengklaim bahwa tuduhan pelanggaran yang dibuat oleh DFEH California terdistorsi dan dalam banyak kasus salah. Perusahaan, kata juru bicara, telah bekerja sama selama penyelidikan, menyediakan dokumentasi dan data yang diperlukan.

Menurut Activision Blizzard, gugatan tersebut adalah hasil dari “perilaku tidak bertanggung jawab” dari birokrat negara yang gagal untuk menyelidiki secara memadai dan mendiskusikan temuan mereka dengan Activision Blizzard sebelum beralih ke litigasi. Hal ini mencegah perusahaan untuk mengetahui tentang temuan pelanggaran DFEH dan bertindak untuk menyelesaikan masalah apa pun. Bunuh diri karyawan wanita itu, lanjut pernyataan itu, tidak ada hubungannya dengan kasus tersebut dan mengangkatnya sebagai “memalukan dan tidak profesional.”

Untuk update berita selanjutnya kalian bisa kunjungi gameholic.id

Review : ROG Phone 5, Makin Ganas Dengan Snapdragon 888

GameHolic.id – Tepat di tanggal 14 juni 2021 ,menyusul kesuksesan gaming smartphone sebelumnya yakni, ROG Phone 2 dan 3 sebagai gaming smartphone terdepan,ASUS resmi meluncurkan versi terbaru dari ROG Phone yaitu ROG Phone 5 Series,setelah tahun 2020 meluncurkan ROG Phone 3 yang membawa sejumlah teknologi canggih dan mutakhir serta ekosistem aksesoris pendukung yang sangat lengkap; pada pertengahan 2021 ASUS kembali melanjutkan kesuksesan ROG Phone dengan meluncurkan ROG Phone 5 Series yang merupakan lini gaming smartphone paling mutakhir saat ini.

Kali ini Gameholic.id berkesempatan melakukan test untuk melihat kemampuan smartphone gaming ROG Phone 5 8/128 GB dari ASUS ini.
Penasaran? mari simak ulasannya dibawah ya 😀

Tampilan Dan Kelengkapan

Apa saja yang bakal kalian dapatkan jika membeli ROG Phone 5 8/128 GB ini?,di dalam paket ini terdapat sim ejector,1 buah charger 1 buah kabel USB 3.1,dan sebuah hard case ROG.

Beralih ke tampilan,secara keseluruhan bentuk dari ROG Phone 5 ini tidak jauh beda dengan generasi sebelumnya yakni memiliki ukuran layar AMOLED, 1B colors, 144Hz, HDR10+, 800 nits 6.78 inches, 109.5 cm2 dan resolusi sebesar 1080 x 2448 pixels dan untuk layar sudah menggunakan Corning Gorilla Glass Victus

Smartphone gaming tentunya tidak luput dari yang namanya lowbat di karenakan pemakaian untuk bermain game berlama-lama ya?.Maka dari itu kepala Charger Rog Phone 5 menggunakan fitur fast charging dengan output sebesar 65 watt yang di claim dapat mengisi daya 70% hanya dalam 30 menit dan untuk pengisian penuh hanya di butuhkan waktu sekitar 52 menit saja

Spesifikasi

ROG Phone 5 merupakan salah satu deretan smartphone pertama di pasaran yang menggunakan prosesor terbaru milik Qualcomm, yaitu Snapdragon 888.Dibekali RAM LPDDR5 dan memori UFS 3.1, performa yang dihadirkan ROG Phone 5 sangat mengesankan dan bisa dibilang menjadi smartphone paling cepat di pasaran saat ini.

Mengusung baterai berkapasitas 6,000mAh, Asus menyematkan sejumlah teknologi yang pintar untuk dapat mengatur konsumsi daya di ROG Phone 5 ini.

Hasil Benchmark

Berikut nilai ANTUTU benchmark yang berhasil di dapatkan oleh Asus ROG Phone 5 8/125 G,bisa dilihat hasil sebelum (sebelah kiri) dan sesudah (sebelah kanan) menggunakan fitur Xmode.

Tidak cukup menggunakan Antutu sebagai patokan benchmark,PCmark juga di ikut sertakan dalam pengujian benchmark asus ROG Phone sekalian menggunakan fitur test battery nya dan berikut hasilnya,seperti biasa benchmark dilakukan dua kali sebelum dan sesudah menggunakan Xmode

Test Bermain Game

Tentunya Rog Phone adalah smartphone yang di desain untuk memberikan pengalaman bermain yang immersive,maka dari itu bermain game adalah hal mutlak yang harus di coba.

Berikut game yang kami mainkan sebagai patokan seberapa kuat ROG Phone mengangkat game tersebut.

Game yang kita coba adalah Mobile legends: Bang Bang dan Arena of Valor,pada game mobile legend settingan yang bisa didapat adalah full rata kanan,dengan 60 FPS dan suhu normal 35 – 37 derajat begitu pula dengan arena of valor,saat dimainkan layar terasa sangat luas dan tidak ada yang namanya lag,untuk mengarahkan skillnya pun cukup mudah dikarenakan layar yang responsif.

Beralih dari game moba sekarang kita mencoba game survival PUBG Mobile,settingan yang bisa didapat adalah ultra HD dengan frame rate ultra,saat didalam permainan semua terasa lancar,tidak ada delay saat melakukan pergerakan dan tembakan,untuk frame rate nya sendiri di settingan tersebut ROG phone 5 bisa mengangkat 38 -40 FPS,dan suhu dikisaran 38-40 derajat saja meski sudah dimainkan lama.

Setelah melakukan tes di game kompetitif,kini saatnya kita tes untuk game yang menurut saya berat dan membuat smartphone pada umumnya “demam” yakni game RPG Genshin Impact,dari hasil yang di dapat dengan settingan “rata kanan” ROG Phone 5 8/125GB ini kuat mengangkat dengan FPS rata-rata di 58-60 FPS,namun untuk suhu yang di capai bisa sampai 53 derajat,itulah sebabnya mengapa ROG Phone 5 memiliki Aeroactive Cooler 5 untuk mengatasi hal tersebut.

Fitur

Bagi para pengguna laptop ROG tentu sudah tidak asing lagi dengan fitur Armoury Crate. Saat ini, ROG sudah memasuki pasar smartphone. Sukses dengan smartphone ROG generasi 1, 2 dan 3 kini para ROG-ers sedang menanti kehadiran ROG Phone 5. Fitur Armoury Crate pada ROG Phone sedikit berbeda dengan tampilan interface pada laptop namun fungsinya tetap sama. Pengguna dapat melakukan tuning performa, mengaktifkan X-Mode, mengatur scenario profiles, konfigurasi system dan aksesoris.

1.X-MODE

ROG Phone 5 masih memiliki fitur andalannya yakni X-mode,fitur ini X-Mode secara sederhana dapat dikatakan sebagai performance mode-nya Asus ROG Phone 5 dan memiliki fungsi yang tak jauh berbeda dengan performance mode atau gaming mode ponsel lain. Akan tetapi, X-Mode ini jauh lebih maju dan memungkinkan pengaturan atau konfigurasi CPU dan GPU yang lebih detail tanpa harus melalui ritual root yang berisiko.

2.Scenario Profiles

Scenario Profiles merupakan fitur yang krusial dalam ROG Phone. Fitur yang dikenal dengan “overclock” pada PC dapat dilakukan di ROG Phone menggunakan fitur ini. Pada Scenario Profile, pengguna bisa menyesuaikan performa yang akan dijalankan oleh ROG Phone. Saat memainkan game dengan spesifikasi ringan, pilih performa yang standar saja agar konsumsi battery menjadi efisien.

Terdapat 4 pilihan Scenario Profile untuk performa di Armoury Crate

  • OFF. Pada mode ini, performa yang aktif mengikuti config yang berjalan pada sistem secara default.
  • Same as System setting. Performa yang dipilih sama dengan sistem yang berjalan dengan pilihan customize setting for all yang ada di X-Mode console. Game dan aplikasi dengan pilihan Scenario Profile seperti ini akan mengikuti customize general by system.
  • Gaming Tuning. Pada mode ini tersedia 3 level performa yang otomatis bisa dipilih dengan ketentuan setiap kenaikan levelnya juga turut serta menaikan power konsumsi.
  • Hardcore Tuning. Pilihan performa lebih detail lagi. Mode “overclock” ala PC dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan performa yang lebih maksimal. Pada Hardcore Tuning pengguna dapat mengatur performa CPU, GPU, bahkan ada opsi advance yang jauh lebih detail. Sehingga pengguna dapat all out dalam memanfaatkan performa dari perangkat ROG Phone.

Jangan lewatkan menu network. Terdapat 3 pilihan yang dapat disesuaikan juga dengan kebutuhan.

  • Auto switch : Memungkinkan ROG Phone secara otomatis berpindah dari jaringan seluler ke WiFi yang lebih kencang dan stabil.
  • Restric Background Sync : Selama bermain game, fitur ini akan mematikan semua sinkronisasi yang berjalan di latar belakang. Background Sync menjadi salah satu proses yang mengakibatkan jatah bandwith terbagi. Fitur ini sangat penting untuk mengurangi lag pada perangkat saat digunakan untuk bermain game.
  • HyperFusion : Fitur yang memungkinkan perpindahan koneksi dari WiFi ke mode data seluler. Saat koneksi WiFi melemah atau kurang baik, maka HyperFusion akan otomatis memindahkan koneksi WiFi ke mode jaringan seluler.

3.Game Genie

Pengguna smartphone Asus tentu tak asing lagi dengan fitur Game Genie ini. Di ROG Phone series, Game Genie memiliki fitur dan kemampuan yang jauh lebih maju guna mendukung kenyamanan bermain game. Game Genie dapat secara real-time atau on-the-fly mengatur brightness, refresh rate layar, mengaktifkan X-Mode, macro, merekam layar, Crosshair, lock touch, dan memblokir notifikasi saat bermain game.

Melalui Armoury Crate, gamer dapat melakukan konfigurasi Game Genie secara lebih mendalam seperti game apa saja yang diberi akses Game Genie toolbar, shortcut apa saja yang tampil di Game Genie toolbar, dan mengatur background connection whitelist atau aplikasi apa saja yang boleh menggunakan koneksi di latar belakang saat bermain game.

4. Lighting System

Dengan dukungan LED RGB pada logo ROG di bagian belakang ROG Phone. Pengguna dapat mengatur LED tersebut menyala atau mati. Dapat diatur menyala saat booting, info notifikasi, saat layar menyala atau mati seperti saat X-Mode aktif. Terdapat 4 pilihan pola dari system lighting yang dapat disesuaikan dengan keinginan seperti Static, Breathing, Strobing, dan Color Cycle

5.Konfigurasi Aksesoris dan ROG Connect

ROG Phone memiliki beberapa aksesoris pendukung salah satunya Air Cooler. Kecepatan kipas pada air cooler bisa diatur di Armoury Crate. Tidak hanya itu, pengaturan AirTrigger secara mendalam juga bisa dilakukan.

Point penting lainnya, terdapat fitur ROG Connect yang dapat menghubungkan antar sesama pengguna ROG Phone. Pada fitur ini, pengguna bisa saling berinteraksi dengan pengguna lain seperti berbagi informasi Scenario Profile, kendala yang sering terjadi pada perangkat ROG dan memiliki peluang bertemu dengan komunitas gamer, dan sangat mendukung ekosistem gaming.

Kamera

Jaman sekarang smartphone kurang lengkap tanpa kamera maka dari itu ROG Phone 5 juga dibekali kamera 3 buah dari sony di bagian belakang berukuran 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.73″, 0.8µm, PDAF 13 MP, f/2.4, 11mm, 125˚ (ultrawide), 5 MP, f/2.0, (macro) dengan fitur LED flash, HDR, panorama,untuk video berikut detailnya 8K@30fps,4K@30/60/120fps,1080p@30/60/120/240fps, 720p@480fps; gyro-EIS.Untuk kamera depan dibekali 24 MP, f/2.5, 27mm (wide), 0.9µm dibekali fitur Panorama, HDR dan video 1080p@30fps

Berikut Hasil foto dari kamera belakang kamera depan ROG Phone 5 :

hasil foto di siang hari
hasil foto di malam hari

Untuk di kelas smartphone gaming,ROG Phone memiliki hasil photo yang jelas namun sayangnya untuk bagian depan terasa ada “sedikit noise”

hasil foto kamera depan

Kesimpulan

Pro

– Desain yang keren

– Kapasitas battery besat

– Menggunakan chipset tercepat untuk saat ini

– Layar AMOLED dengan refresh rate 144hz

– Tidak butuh waktu lama untuk charge smartphone

– Gamer dapat di manjakan dengan fitur yang di sematkan

– Ada lubang type-c dibagian samping sehingga memudahkan user saat bermain sambil charge smartphone

Kontra:

– Cepat panas ( hampir semua smartphone yang menggunakan chipset SD888 seperti ini)

– Dimensi terlalu besar jadi nggak bisa digunakan satu tangan

– Hasil foto yang standardikarenakan memang ROG phone 5 fokus untuk gaming

– Harga yang bisa dibilang tidak untuk semua kalangan gamer di indonesia

ROG Phone 5 8/128 ini di bendrol dengan harga hampir 10 juta ,memang bisa di bilang lebih mahal dari kompetitor smartphone gaming yang ada di pasaran,namun dengan fitur game yang selengkap itu ditambah dengan performa smartphone ini untuk mengangkat game berat,saya rasa ROG Phone 5 ini wajib untuk kalian para gamer khususnya yang hobi bermain mobile game.

- Advertisement -

APLICATIONS

Pencapaian Vivo Indonesia di Tahun 2018

Jakarta, 27 Desember 2018 – Lembaran tahun 2018 segera ditutup vivo dengan sejumlah pencapaian produk di pasar smartphone Indonesia. Selama setahun berselang, vivo telah...

HOT NEWS