GameHolic – Ashes of the Singularity II resmi dijadwalkan rilis pada 10 November 2026 melalui Steam.

Game strategi real-time (RTS) besutan Stardock ini menghadirkan pertempuran berskala masif, ribuan unit tempur, serta konflik antara manusia, kecerdasan buatan (AI), dan manusia yang telah berevolusi melampaui batas fisik.

Sekuel ini membawa pemain ke masa depan ketika umat manusia berjuang mempertahankan eksistensinya. Dengan tiga faksi yang memiliki karakteristik berbeda, pemain dapat menyusun strategi perang dalam mode single-player maupun multiplayer.

Ashes of the Singularity II Hadirkan Konflik Masa Depan

Cerita Ashes of the Singularity II berpusat pada perebutan masa depan umat manusia. Konflik tersebut melibatkan tiga kekuatan utama yang saling memperebutkan dominasi di tata surya.

Pertama, United Earth Forces (UEF) menjadi harapan terakhir umat manusia. Aliansi berbagai negara di Bumi ini mengandalkan jumlah pasukan, infanteri disiplin, dan strategi militer untuk menghadapi musuh yang lebih unggul secara teknologi.

Kedua, Post-Human Coalition merupakan kelompok manusia yang meninggalkan tubuh fisik mereka. Faksi ini berkembang menjadi kekuatan paling maju secara teknologi di tata surya.

Sementara itu, AI Substrate adalah peradaban mesin yang dibangun oleh kecerdasan buatan pemberontak. Mereka berusaha mempertahankan eksistensinya dengan segala cara.

Di tengah persaingan tersebut, pemain harus menentukan strategi terbaik untuk menghadapi ancaman dan mengubah jalannya perang.

Fitur Utama Ashes of the Singularity II

Stardock menawarkan sejumlah fitur yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman RTS berskala besar.

  • Pertempuran ribuan unit: Pemain dapat memimpin ribuan pasukan dalam peta luas yang membentang hingga skala kontinental.
  • Strategic Zoom: Fitur ini memungkinkan pemain berpindah dari sudut pandang komando strategis ke pertempuran di garis depan.
  • Tiga faksi berbeda: United Earth Forces, Post-Human Coalition, dan AI Substrate memiliki unit, strategi, serta gaya bermain masing-masing.
  • Fokus pada strategi: Kemenangan bergantung pada perencanaan, logistik, dan pengambilan keputusan, bukan sekadar kecepatan tangan.
  • Peta pertempuran dinamis: Medan perang mencakup danau beku, jalur pegunungan berbahaya, hingga jurang berisi lava. Kerusakan lingkungan juga dapat bertahan selama pertempuran.
  • Mode single-player dan multiplayer: Pemain dapat mengikuti kampanye cerita, bermain melawan AI, bertanding secara kompetitif, atau bekerja sama dengan teman.
  • Pertempuran yang dapat dikustomisasi: Pemain bisa membuat medan perang sendiri dan menghadapi lawan komputer yang menantang.

Dengan kombinasi tersebut, Ashes of the Singularity II menempatkan strategi jangka panjang sebagai elemen utama permainan.

Pengembangan Berlanjut Berdasarkan Masukan Pemain

Setelah demo Steam Next Fest dan uji coba multiplayer publik pada September, tim pengembang terus menyempurnakan permainan berdasarkan masukan komunitas.

Perbaikan tersebut mencakup mekanisme gameplay, keseimbangan unit, performa, serta stabilitas multiplayer. Langkah ini diharapkan membuat pengalaman bermain lebih optimal ketika game resmi diluncurkan.

Adrian Wright, Vice President of Entertainment di Stardock, juga menyampaikan apresiasinya kepada para pemain yang telah berpartisipasi dalam demo dan pengujian. Menurutnya, masukan komunitas turut membantu meningkatkan kualitas game sebelum peluncuran.

Harga Ashes of the Singularity II di Steam

Stardock menyiapkan dua edisi Ashes of the Singularity II saat peluncuran. Berikut rincian harga yang diumumkan.

EdisiHargaIsi
Base EditionUS$39,99Game utama
Premium EditionUS$69,99Game utama, tiga paket DLC pertama, dan soundtrack

Selain itu, Stardock akan menawarkan harga diskon khusus untuk Base Edition selama periode 10–17 November 2026.

Pemain dapat membeli game ini melalui Steam atau langsung dari Stardock. Namun, harga regional untuk Indonesia belum disebutkan dalam informasi yang tersedia.

Jadwal Rilis Ashes of the Singularity II

Ashes of the Singularity II akan meluncur pada 10 November 2026 untuk PC melalui Steam. Game ini menawarkan pertempuran RTS berskala besar dengan fokus pada pengelolaan pasukan, logistik, dan strategi.

Bagi penggemar game strategi, kehadiran tiga faksi, peta dinamis, serta mode multiplayer menjadi daya tarik utama. Kini, menarik untuk melihat bagaimana Stardock mengembangkan formula RTS berskala masif tersebut saat game resmi dirilis.

Apakah Ashes of the Singularity II mampu menjadi salah satu game RTS paling menarik pada 2026? Jawabannya akan terlihat ketika perang untuk masa depan umat manusia dimulai pada November mendatang.

Sumber: Ashes of the Singularity II