GameHolic – Activision dikabarkan mengubah arah pengembangan franchise Call of Duty setelah peluncuran Black Ops 7 mendapat respons beragam.
Melalui Modern Warfare 4, pengembang ingin menghadirkan pengalaman game FPS militer yang lebih realistis, autentik, dan sinematik.
Activision Evaluasi Kritik terhadap Black Ops 7
Sejak dirilis pada November 2025, Call of Duty: Black Ops 7 menerima beragam tanggapan dari para pemain. Bahkan, ulasan game tersebut di Steam sempat berada pada kategori Mostly Negative.

Menanggapi situasi ini, Activision mulai mengevaluasi pendekatan mereka terhadap franchise Call of Duty. Perusahaan juga mengakui bahwa tidak semua aspek Black Ops 7 memenuhi harapan.
Dalam wawancara dengan The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, menjelaskan bahwa masukan komunitas menjadi bahan pertimbangan penting untuk menentukan arah seri berikutnya.
Modern Warfare 4 Fokus pada Realisme
Salah satu perubahan besar akan hadir melalui Call of Duty: Modern Warfare 4. Activision ingin membawa seri ini kembali ke identitas awalnya sebagai game tembak-menembak militer yang realistis.

Pendekatan tersebut mencakup pengalaman bermain yang lebih autentik, presentasi sinematik, serta nuansa militer yang lebih kuat. Activision juga menekankan pendekatan tanpa konten berlebihan yang dapat mengganggu atmosfer permainan.
Dengan arah baru ini, Modern Warfare 4 diharapkan mampu menghadirkan pengalaman FPS yang lebih membumi. Selain itu, keputusan tersebut menunjukkan bahwa Activision ingin mendengarkan kembali keinginan para penggemar.
Akhir dari Rangkaian Modern Warfare Saat Ini?
Tyler Bahl juga mengisyaratkan perubahan struktur franchise Call of Duty. Activision ingin menjauh dari pola merilis banyak game secara berurutan dalam subseri yang sama.
Menurut Bahl, Modern Warfare 4 akan menjadi penutup epik untuk rangkaian Modern Warfare saat ini. Meski demikian, beberapa karakter masih berpeluang muncul kembali atau mendapatkan interpretasi baru dalam game Call of Duty mendatang.
Artinya, penutupan cerita ini belum tentu menjadi akhir bagi seluruh karakter yang dikenal pemain. Sebaliknya, Activision berpotensi menggunakan pendekatan baru untuk mengembangkan cerita dan karakter pada masa depan.
Masa Depan Call of Duty Bergantung pada Respons Pemain
Perubahan arah ini menunjukkan bahwa Activision mulai mempertimbangkan kembali formula yang digunakan untuk mengembangkan Call of Duty. Kritik terhadap Black Ops 7 menjadi salah satu faktor yang mendorong evaluasi tersebut.
Kini, perhatian tertuju pada Modern Warfare 4 dan kemampuannya mengembalikan identitas realistis seri ini. Jika pendekatan tersebut berhasil, Call of Duty berpeluang memperkuat kembali daya tariknya di kalangan penggemar FPS militer.
Namun, hasil akhirnya tetap bergantung pada kualitas gameplay, cerita, dan respons pemain setelah game tersebut dirilis.
Sumber: The Game Business on YouTube via TechPowerUp































