Gameholic– COMPUTEX 2026 resmi berakhir dengan catatan yang sangat positif. Mengusung tema “AI Together”, ajang teknologi terbesar di Asia ini kembali menjadi pusat perhatian dunia dengan menghadirkan berbagai inovasi terbaru di bidang Artificial Intelligence (AI), robotika, mobilitas cerdas, hingga teknologi generasi berikutnya. Pameran ini berhasil menarik 111.312 pengunjung dan pembeli profesional dari 152 negara dan wilayah, menegaskan posisinya sebagai salah satu platform teknologi paling berpengaruh di dunia.

Tahun ini, COMPUTEX menyoroti tiga fokus utama, yakni AI Computing, Robotics & Smart Mobility, serta Next-Gen Technology, yang menjadi fondasi penting dalam perkembangan industri teknologi global beberapa tahun ke depan. Kehadiran perusahaan teknologi, startup, investor, dan pelaku industri dari berbagai negara menunjukkan tingginya minat terhadap transformasi AI yang kini semakin dekat dengan kehidupan nyata.

AI Fisik Jadi Tren Baru Industri

Salah satu tema yang paling menarik perhatian di COMPUTEX 2026 adalah kemunculan konsep Physical AI atau AI Fisik. Jika selama ini AI identik dengan perangkat lunak dan layanan digital, kini teknologi tersebut mulai bergerak menuju implementasi nyata melalui robot, sistem otomasi, kendaraan pintar, hingga berbagai perangkat industri cerdas.

Melihat tren tersebut, COMPUTEX untuk pertama kalinya menghadirkan AI Robotics Zone, sebuah area khusus yang menampilkan kolaborasi berbagai perusahaan dalam menghadirkan solusi robotika, AI terintegrasi, serta berbagai teknologi yang siap diterapkan di dunia nyata. Kehadiran zona ini menunjukkan bagaimana industri mulai bergerak dari tahap riset menuju implementasi komersial yang lebih luas.

Tak hanya itu, COMPUTEX juga memperluas area pamerannya melalui kehadiran E-Paper Pavilion dan TechXperience, yang diikuti lebih dari 180 peserta pameran dan menghadirkan pengalaman teknologi yang semakin beragam bagi pengunjung.

Para Raksasa Teknologi Bahas Masa Depan AI

Seperti tradisi setiap tahunnya, panggung utama COMPUTEX kembali diisi oleh sejumlah tokoh penting industri teknologi global. Sesi keynote menghadirkan nama-nama besar seperti Cristiano R. Amon, Matt Murphy, Lip-Bu Tan, dan Rafael Sotomayor.

Diskusi yang berlangsung membahas perkembangan AI Computing, Edge Computing, platform generasi berikutnya, hingga masa depan mobilitas pintar. Antusiasme industri terlihat dari kehadiran sekitar 6.000 peserta dalam rangkaian keynote tersebut.

Sementara itu, COMPUTEX Forum menghadirkan 28 pemimpin industri dan pakar teknologi yang membahas berbagai isu strategis mulai dari infrastruktur AI, robotika, hingga tata kelola data. Forum ini mencatat lebih dari 13.200 kunjungan selama penyelenggaraan acara.

InnoVEX Catat Rekor Baru Startup Global

Ajang startup InnoVEX 2026 juga mencatat pencapaian baru dengan menghadirkan lebih dari 500 startup, meningkat sekitar 11 persen dibanding tahun sebelumnya. Startup dari 23 negara ikut meramaikan pameran, dengan Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan menjadi peserta terbesar.

Menariknya, tahun ini InnoVEX menjalin kerja sama dengan Plug and Play Taiwan serta penyelenggara startup Jepang Everidge untuk memperkuat jaringan inovasi internasional dan memperluas peluang ekspansi pasar bagi perusahaan rintisan.

Sebanyak sembilan paviliun nasional, termasuk dari France, Japan, South Korea, Australia, Israel, dan Canada turut memamerkan inovasi terbaru di bidang AI, robotika, serta mobilitas cerdas.

Puncaknya, startup RLWRLD berhasil meraih penghargaan utama dalam kompetisi InnoVEX Pitch Contest 2026, mengungguli berbagai peserta dari seluruh dunia.

Keberlanjutan dan Pengalaman Pengunjung Makin Diperkuat

Selain menampilkan teknologi mutakhir, COMPUTEX 2026 juga semakin serius mengusung konsep keberlanjutan. Penyelenggara menerapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R) dan mengajak peserta pameran untuk menciptakan lingkungan acara yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi.

Pada ajang penghargaan desain berkelanjutan tahun ini, ASUS dan Transcend Information berhasil meraih penghargaan dalam kategori yang berbeda berkat komitmen mereka terhadap praktik pameran yang lebih berkelanjutan.

Sementara itu, pengalaman pengunjung juga semakin diperkaya melalui kolaborasi dengan berbagai brand gaya hidup, termasuk layanan eksklusif bersama China Airlines dan GQ Taiwan. Instalasi seni interaktif karya Aluan Wang di area pintu masuk Hall 1 juga menjadi salah satu daya tarik yang ramai dikunjungi selama pameran berlangsung.

COMPUTEX 2027 Sudah Menanti

Menutup gelaran tahun ini, penyelenggara mengumumkan bahwa COMPUTEX berikutnya akan berlangsung pada 1–4 Juni 2027 di Nangang Exhibition Center Hall 1 dan Hall 2 serta TWTC Hall 1. Dengan perkembangan AI yang semakin cepat dan luas, COMPUTEX diperkirakan akan terus menjadi panggung utama bagi inovasi teknologi global dalam beberapa tahun ke depan.

Bagi Hardwareholic, satu hal yang paling terasa dari COMPUTEX 2026 adalah perubahan arah industri yang semakin jelas: AI tidak lagi hanya hadir di layar monitor atau pusat data, melainkan mulai diwujudkan dalam bentuk robot, kendaraan pintar, dan berbagai sistem otomatis yang siap digunakan di dunia nyata. Era Physical AI tampaknya benar-benar sudah dimulai.