GameHolic – Dua wakil Indonesia, Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu, resmi mengamankan tiket ke Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia 2026 Spring setelah tampil impresif pada pekan ketiga yang berlangsung 8-10 Mei 2026.

Kedua tim berhasil menjadi pemuncak klasemen di hari berbeda dan memastikan lolos otomatis ke babak puncak yang akan digelar di Ho Chi Minh City pada 30-31 Mei 2026.

Bigetron by Vitality Tampil Konsisten

Bigetron by Vitality menjadi tim Indonesia pertama yang memastikan tempat di Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring. Penampilan konsisten sepanjang pertandingan menjadi faktor utama keberhasilan mereka.

Bigetron by Vitality

Mengandalkan strategi double sniper racikan Coach Chisjo, Bigetron sukses meraih satu Booyah dan mencatatkan 59 poin eliminasi dengan total 98 poin. Hasil tersebut membawa mereka finis di posisi pertama klasemen hari pertama.

BTR.Kojaa

Kapten tim, Rapik Hidayat, mengatakan bahwa hasil ini menjadi jawaban bagi pihak yang sempat meragukan peluang Bigetron lolos ke Grand Finals.

Meski begitu, Bigetron menegaskan belum puas dan akan tetap fokus berlatih demi target menjadi juara FFWS SEA 2026 Spring.

RRQ Kazu Bangkit Dramatis di Hari Kedua

Setelah Bigetron, giliran RRQ Kazu yang memastikan tiket Grand Finals. RRQ Kazu sempat tampil buruk di dua game awal dan hanya memperoleh satu poin.

RRQ Kazu

Namun, mereka berhasil bangkit drastis di empat game berikutnya dengan total 92 poin atau rata-rata 23 poin per game. RRQ Kazu akhirnya menutup pertandingan dengan total 93 poin dan menjadi pemuncak klasemen hari kedua.

RRQ.RANZ

Kebangkitan RRQ Kazu juga menjadi momen pembuktian bagi pemain anyar Mufazzal Wafiy Zhafran. Setelah sempat terpuruk pada pekan pertama dan lebih banyak dicadangkan di pekan kedua, RANZ kembali masuk skuad di pekan ketiga dan langsung membantu tim finis di posisi pertama.

ONIC, EVOS Divine, dan Shadow Esports Masih Berjuang

Sementara itu, tiga wakil Indonesia lainnya masih harus berjuang pada pekan keempat FFWS SEA 2026 Spring.

ONIC sempat mengawali pertandingan dengan meraih Booyah di game pertama, tetapi gagal menjaga konsistensi hingga akhir pertandingan.

Coach AFM dan tim ONIC

EVOS Divine tampil agresif sepanjang laga, tetapi masih kesulitan bertahan hingga late game. Di sisi lain, Shadow Esports justru mengalami penurunan performa dibanding hari sebelumnya.

Hasil akhir membuat Team Falcons dan Twisted Minds dari Thailand mengamankan dua tiket Grand Finals terakhir pada pekan ketiga. EVOS Divine finis di posisi kelima dengan 84 poin, ONIC di posisi keenam dengan 60 poin, sedangkan Shadow Esports berada di peringkat ke-10 dengan 43 poin.

Pekan Keempat Jadi Penentuan

Babak Knockout pekan keempat FFWS SEA 2026 Spring akan berlangsung pada 15-17 Mei 2026. Fase ini menjadi kesempatan terakhir bagi EVOS Divine, ONIC, dan Shadow Esports untuk merebut tiket menuju Grand Finals.

Ketiga tim wajib finis di enam besar klasemen akhir agar bisa lolos ke Vietnam. Selain itu, pekan keempat juga menentukan tim Indonesia yang akan terdegradasi ke Free Fire Nusantara Series.

Jika gagal menembus enam besar, salah satu tim Indonesia dipastikan turun kasta ke kompetisi nasional.

Indonesia Masih Punya Peluang Juara

Keberhasilan Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu menjaga asa Indonesia di FFWS SEA 2026 Spring menjadi modal penting menuju Grand Finals. Kini, perhatian fans Free Fire Indonesia tertuju pada perjuangan EVOS Divine, ONIC, dan Shadow Esports di pekan terakhir.

Dukungan penuh dari komunitas esports Indonesia diharapkan mampu membantu seluruh wakil Tanah Air tampil maksimal dan membawa pulang gelar juara FFWS SEA 2026 Spring.