Gameholic – Esports bukan lagi sekadar hiburan, tapi sudah menjadi bagian penting dari kehidupan anak muda masa kini. Hal ini juga mulai disadari oleh institusi pendidikan, termasuk sekolah-sekolah di Jakarta seperti SMP Negeri 64 dan SMA Wijaya Kusuma. Bagaimana antusiasme mereka terhadap dunia esports? Simak hasil wawancara eksklusif berikut ini!

Sambutan Positif dari SMP Negeri 64

Ketika berbicara dengan pembina ekskul esports SMP Negeri 64, beliau menegaskan betapa besar sambutan siswa terhadap esports, terutama Mobile Legends. “Esports mendapatkan sambutan yang tinggi di sekolah kami, khususnya Mobile Legends yang paling familiar di sini. Event ini saya mendukung sekali… makanya saat mendapatkan undangan untuk datang ke Liga 1 Esports Nasional, kami bersemangat untuk hadir ke sini,” ujar sang pembina.

Mobile Legends sudah menjadi salah satu game yang populer di kalangan siswa, dan pihak sekolah juga melihat hal ini sebagai peluang positif. Mereka pun aktif mengadakan turnamen esports internal, seperti yang disampaikan oleh pembina ekskul, “Saya dari pihak guru mendukung karena sekarang anak-anak tertarik di bidang esports ini tinggi. Di sekolah, saya juga mengadakan turnamen Mobile Legends di setiap class meeting dan acara kemerdekaan untuk antar kelas.”

Pengaruh Positif Pembina Ekskul Esports Terhadap Murid

Salah satu murid SMP Negeri 64 juga berbagi pandangannya tentang peran pembina esports di sekolah. “Selain bertanggung jawab kepada kita sebagai anak didik, ia pun juga mengerti tentang potensi kita sebesar apa di esports ini. Ia tahu bahwa aktivitas esports ini bisa jadi sebuah profesi di masa depan,” kata sang murid.

Dari pernyataan ini, jelas bahwa pembina ekskul tidak hanya mendukung minat siswa di bidang esports, tapi juga membantu mereka mengembangkan potensi yang ada, dengan pandangan bahwa esports bisa menjadi karier profesional di masa mendatang.

Murid SMA Wijaya Kusuma: Membuktikan Bahwa Game Tidak Mengganggu Prestasi

Stigma buruk tentang game memang masih sering terdengar, namun seorang murid dari SMA Wijaya Kusuma Jakarta berhasil mematahkan pandangan negatif tersebut. Saat ditanya tentang keseimbangan antara bermain game dan prestasi akademik, ia menjawab, “Untuk menyeimbangkannya, saya pun masih mengikuti bimbingan belajar dan memberikan bukti dengan bermain game pun nilai di sekolah selalu tinggi.”

Ini membuktikan bahwa bermain game, termasuk esports, bisa dilakukan bersamaan dengan prestasi akademik yang baik, asalkan ada manajemen waktu yang baik dan komitmen untuk belajar.

Esports: Aktivitas Positif yang Didukung Sekolah

Baik SMP Negeri 64 maupun SMA Wijaya Kusuma menunjukkan bahwa esports bisa menjadi aktivitas positif di kalangan pelajar. Dengan dukungan sekolah dan pembina ekskul, siswa tidak hanya dapat menyalurkan minat mereka, tapi juga mengembangkan potensi yang mungkin menjadi peluang karier di masa depan.

Jika kamu adalah siswa atau orang tua yang masih ragu dengan esports, sekarang saatnya untuk melihat peluang besar di balik dunia ini. Seperti yang telah dibuktikan oleh para siswa dan sekolah di Jakarta, esports bisa memberikan pengalaman yang berharga, baik dari segi hiburan maupun pengembangan diri.

Untuk update berita selanjutnya kalian bisa kunjungi gameholic.id