GameHolic – Industri handheld gaming terus berkembang pesat, dan kini perhatian tertuju pada generasi berikutnya dari perangkat populer milik Valve. Berdasarkan bocoran terbaru, Steam Deck 2 diperkirakan akan meluncur pada tahun 2028.

Meski masih cukup lama, sejumlah informasi awal sudah memberikan gambaran menarik tentang arah pengembangan konsol ini, termasuk perubahan strategi hardware yang cukup signifikan.

Jadwal Rilis Steam Deck 2 dan Tantangan Supply Chain

Menurut leaker industri yang cukup kredibel, Valve menargetkan perilisan Steam Deck 2 pada 2028. Namun, rencana ini tidak sepenuhnya tanpa hambatan. Salah satu tantangan terbesar datang dari potensi kelangkaan komponen penting seperti DRAM dan NAND Flash.

Masalah supply chain ini bukan hal baru di industri teknologi. Jika kelangkaan berlanjut, ada kemungkinan jadwal rilis Steam Deck 2 bisa mengalami penundaan. Meski begitu, beberapa analis memprediksi bahwa kondisi pasar akan mulai stabil menjelang 2028. Artinya, peluang Valve untuk merilis perangkat sesuai jadwal masih terbuka lebar.

Perubahan Besar: Tidak Lagi Gunakan APU Semi-Custom

Salah satu perubahan paling menarik dari Steam Deck 2 adalah keputusan Valve untuk tidak lagi menggunakan APU semi-custom dari AMD. Sebagai gantinya, Valve dikabarkan akan menggunakan APU off-the-shelf atau siap pakai.

Langkah ini dinilai sebagai strategi cerdas. Pada generasi sebelumnya, penggunaan APU semi-custom membuat perangkat lebih cepat tertinggal secara teknologi. Hal ini terjadi karena proses produksi dan pengadaan komponen membutuhkan waktu lama, sehingga spesifikasi menjadi kurang kompetitif saat dirilis.

Dengan APU off-the-shelf, Valve bisa memilih teknologi terbaru yang tersedia di pasar saat waktu produksi tiba. Ini memungkinkan Steam Deck 2 tetap relevan dan kompetitif dengan perangkat handheld lain dari brand seperti ASUS, Lenovo, dan MSI.

Spesifikasi Steam Deck Saat Ini sebagai Perbandingan

Sebagai referensi, Steam Deck generasi pertama menggunakan APU berbasis arsitektur Zen 2 dengan fabrikasi 6nm. CPU-nya memiliki 4 core dan 8 thread dengan kecepatan 2.4–3.5 GHz, serta GPU RDNA 2 dengan 8 Compute Units di 1.6 GHz.

Pada saat peluncurannya di tahun 2022, spesifikasi ini tergolong kuat untuk perangkat handheld. Namun, perkembangan teknologi yang cepat membuat standar tersebut kini mulai tertinggal dibandingkan kompetitor baru.

Prediksi Spesifikasi Steam Deck 2

Jika bocoran ini akurat, Steam Deck 2 kemungkinan akan menggunakan APU dengan arsitektur yang jauh lebih modern, seperti Zen 6 untuk CPU dan RDNA 5 untuk GPU. Kombinasi ini tentu akan memberikan peningkatan performa signifikan, baik untuk gaming AAA maupun efisiensi daya.

Selain itu, AMD dikenal menyediakan fleksibilitas dalam pengaturan TDP (Thermal Design Power). Ini berarti Valve bisa menyesuaikan konsumsi daya perangkat sesuai kebutuhan, sehingga tetap optimal untuk penggunaan handheld tanpa mengorbankan performa.

Dampak Strategi Baru bagi Gamer

Perubahan ke APU off-the-shelf memberikan beberapa keuntungan besar:

  • Performa lebih up-to-date saat rilis
  • Harga lebih kompetitif karena efisiensi produksi
  • Fleksibilitas upgrade teknologi
  • Mengurangi risiko hardware cepat usang

Bagi gamer, ini berarti pengalaman bermain yang lebih stabil dan tahan lama, terutama di tengah persaingan pasar handheld gaming yang semakin ketat.

Kesimpulan

Steam Deck 2 tampaknya akan menjadi lompatan besar dibanding pendahulunya. Dengan target rilis 2028, Valve memiliki waktu cukup untuk menyempurnakan perangkat ini, termasuk menghadapi tantangan supply chain global.

Keputusan untuk beralih ke APU off-the-shelf bisa menjadi kunci sukses utama. Strategi ini memungkinkan Valve menghadirkan perangkat dengan teknologi terbaru tanpa terjebak dalam keterbatasan desain lama.

Meski masih berupa rumor, satu hal yang pasti: Steam Deck 2 berpotensi menjadi salah satu handheld gaming paling dinanti di masa depan. Jika semua berjalan sesuai rencana, gamer bisa berharap pada perangkat yang lebih мощный, efisien, dan siap bersaing di era baru gaming portabel.

Sumber:  NeoGAF via TechPowerUp