GameHolic – Turnamen Indonesia Kings Laga (IKL) Spring 2025 resmi ditutup dengan kejutan besar pada Minggu malam (1/6), Bertempat di Mal Taman Anggrek, Jakarta.

Kagendra menciptakan sejarah sebagai juara pertama IKL setelah menumbangkan tim unggulan Dominator Esports dalam laga penuh tensi dan strategi.
Final Dramatis: Comeback Spektakuler Kagendra
Laga Grand Final berlangsung panas hingga format penuh Best of 7 (Bo7). Meski Dominator sempat unggul, Kagendra berhasil membalikkan keadaan dan menang dramatis 4-3 lewat pertandingan penentu, Ultimate Battle, di mana kedua tim bebas memilih hero tanpa batasan.

Adaptasi cepat dan permainan taktis Kagendra, dipimpin oleh Wiraww dan kolega, menjadi kunci kemenangan. Penampilan tanpa cela di Ultimate Battle memastikan Kagendra keluar sebagai juara. Senko dinobatkan sebagai Final MVP IKL Spring 2025.
Bigetron Esports Tempati Posisi Ketiga
Sebelum ke Grand Final, Kagendra lebih dulu menumbangkan Bigetron Esports di final lower bracket.

Bigetron pun finis di peringkat ketiga. Ketiga tim teratas — Kagendra, Dominator Esports, dan Bigetron Esports — akan mewakili Indonesia di Honor of Kings World Cup (KWC) 2025 di Riyadh, Arab Saudi.
IKL 2025 Disambut Meriah, Dapat Apresiasi Pemerintah
Tak hanya pertandingan seru, IKL Spring 2025 juga menyajikan hiburan menarik. Booth realme dan penampilan spesial grup hip-hop MukaRakat, yang membawakan lagu tema “Semua Bisa” dengan iringan gamelan, menyulut semangat ribuan penonton.

Acara ini juga mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah dan PB ESI. Giring Ganesha, Wakil Menteri Kebudayaan, hadir langsung dan menyatakan bahwa esports kini menjadi bagian penting dari budaya kreatif Indonesia.

PB ESI juga menegaskan komitmen mereka dalam mendukung kompetisi seperti IKL yang berpotensi melahirkan atlet esports bertaraf dunia.
Menuju Panggung Dunia: KWC 2025 di Riyadh
IKL 2025 menjadi pijakan awal menuju panggung internasional. Ketiga tim terbaik akan berlaga di KWC 2025, yang berlangsung pada 15–26 Juli 2025 di Riyadh, dengan total hadiah USD 3.000.000 dan diikuti oleh 18 tim dari seluruh dunia.
Awal Era Baru Esports Indonesia

Kemenangan Kagendra bukan hanya soal gelar, tetapi simbol kebangkitan esports Indonesia. Didukung oleh pemerintah, pengembang, dan komunitas, Honor of Kings berhasil mengukuhkan posisinya dalam ekosistem esports nasional. Dan ini baru permulaan.






























