Jakarta, GameHolic.id – Sepertinya pelabelan Call of Duty: Warzone developer Raven Software sebagai studio pendukung tidak lagi akurat. Berdasarkan perekrutan baru-baru ini, studio yang saat ini mengerjakan Call of Duty: Warzone terdiri dari sekitar 350 pengembang.
Ini adalah perubahan yang nyata, karena Raven tidak pernah sebesar Treyarch, Infinity Ward, atau pengembang Call of Duty 2021 Sledgehammer Games. Raven malah membantu pengembangan banyak judul Call of Duty, dengan salah satu contoh paling menonjol dari ini terlihat dengan Call of Duty: Black Ops Cold War. Raven bertanggung jawab atas kampanye di game 2020, mode cerita yang diterima dengan cukup baik oleh penggemar. Di luar itu, Raven membuat Call of Duty: Modern Warfare Remastered beberapa tahun yang lalu.
Sementara Raven juga membuat game sendiri seperti Singularity di masa lalu, fokusnya sekarang sepenuhnya pada Call of Duty: Warzone. Mengingat kesuksesan genre battle royale dan Call of Duty: Warzone secara khusus, hal ini dapat dimaklumi. Namun, Raven menjadi pengembang utama di Call of Duty: Warzone memastikan bahwa itu perlu menjadi sebesar studio Call of Duty lainnya. Menurut VGC, studio tersebut memiliki lebih dari dua kali lipat, karena hanya sekitar 150 orang yang bekerja di Raven pada tahun 2015.
Dari catatan utama adalah fakta bahwa seratus orang telah bergabung dengan Raven Software dalam dua belas bulan terakhir saja, menunjukkan tingkat pertumbuhan yang mengesankan untuk studio. Mengingat hanya 250 pengembang yang terdaftar dalam kredit yang diputar setelah kampanye Call of Duty: Black Ops Cold War, jumlahnya menjadi lebih mengesankan. Menariknya, masih ada 41 posisi terbuka yang terdaftar di situs web Raven, sehingga studio tersebut dapat mencapai 400 pengembang dalam waktu dekat. Adapun siapa yang secara khusus dipekerjakan, ada beberapa nama besar yang dijemput oleh Raven.
Animator utama Respawn, Manuel Torres Pineda, diangkat oleh pengembang, seperti juga direktur game Far Cry 6 Ted Timmins. Akhirnya, produser senior Fortnite William Fine juga bergabung dengan Raven, kemungkinan membawa keahliannya dalam membuat battle royale yang sukses ke studio. Secara keseluruhan, perekrutan ini masuk akal, karena Activision sangat fokus pada Call of Duty saat ini. Call of Duty: Warzone secara khusus penting bagi penerbit, meskipun dengan setiap studio milik Activision seharusnya bekerja pada waralaba, harus ada semua jenis konten Call of Duty di jalan.
Dengan Call of Duty: Peta baru Warzone yang seharusnya sedang dikerjakan, dan kecurangan lebih lazim dari sebelumnya, banyak karyawan baru studio akan memiliki banyak hal untuk dikerjakan. Bagi penggemar game battle royale, semoga Raven yang terus berkembang akan menghasilkan pengalaman yang lebih baik.
Untuk update berita selanjutnya kalian bisa kunjungi gameholic.id






























