Jakarta, 19 Juli 2020 – Turnamen gim PUBG Mobile berskala nasional dengan tajuk PUBG Mobile Indonesia National Championship (PINC) 2020 telah usai. Gelaran Grand Final PINC 2020 yang berlangsung selama 3 hari pada 17, 18, dan 19 Juli akhirnya menemukan sang juara.

ION Esports sukses menjuarai Grand Final PINC 2020 setelah mengalahkan 15 tim lain dengan perolehan kill dan poin yang berbeda. ION Esports memimpin puncak klasemen dengan meraih 2 kali Winner Winner Chicken Dinner (WWCD) serta memimpin jalannya pertandingan dengan total torehan 200 poin.

Berikut jajaran tim yang bertanding di Grand Final PINC 2020:

  1. ION
  2. SIREN ESPORTS
  3. ISLAND OF GOD
  4. KONG
  5. NARA ESPORTS
  6. NERO PURCA
  7. EVOS ESPORTS
  8. RMS OF ID ESPORTS
  9. CAPITAL9 ESPORTS
  10. TEAM 007
  11. DG ESPORTS
  12. VOIN 2K
  13. SUMATERA UTARA META
  14. BENGKULU WOLFGANK
  15. KALIMANTAN TENGAH
  16. KALIMANTAN BARAT

Gaga Li, Southeast Asia Esports Director Tencent Games mengatakan bahwa PINC 2020 yang menjadi pusat perhatian tahun ini memang dibuat sedikit berbeda dengan format unik. Kehadiran slot solo dan skuad serta kualifikasi provinsi bertujuan untuk mencari pemain-pemain bertalenta yang diselenggarakan di masing-masing daerah. Selain itu, jumlah peserta yang terdaftar di PINC 2020 sendiri mencapai lebih dari 6000 tim yang sekaligus menandakan tingginya animo komunitas gamers PUBG Mobile di Indonesia.

Selain gelaran utama, Grand Final PINC 2020 juga menghadirkan gelaran Ladies Tournament yang dimenangkan oleh ThePrime Snaky lewat torehan 2 WWCD dan total 80 poin. Sedangkan, BTRPotetoEpic menjadi sang Terminator dengan torehan 11 kill dalam 5 pertandingan bagi Belletron Epic.

Pertandingan di Grand Final PINC 2020 sendiri berjalan sengit dengan keikutsertaan total 16 tim dari kualifikasi solo dan skuat. ION Esports berhasil juara karena pengambilan keputusan yang tepat dan strategi penuh perhitungan. Kemampuan menahan gempuran tim di sudut-sudut map serta pemilihan lokasi yang menguntungkan juga menjadi alasan atas kemenangan ION Esports di Grand Final PINC 2020.

Kehadiran EVOS Lyzerg dengan torehan 33 kill juga sukses meraih titel Terminator di gelaran Grand Final PINC 2020. Pemain dari tim EVOS Esports tersebut memang tampil agresif dengan kerjasama tim yang juga baik.

Map Erangel, Sanhok, Vikendi hingga Miramar berhasil dikuasai dengan baik oleh ION Esports. Torehan poin fantastis yang terkumpul di setiap pertandingan membuat ION Esports berhak mengemban titel juara PINC 2020 dengan hadiah 180 juta Rupiah serta tambahan 28 juta Rupiah berkat torehan 2 kali Winner Winner Chicken Dinner. Dengan hasil ini pula, ION Esports berhak melaju ke PUBG Mobile Pro League (PMPL) Season 2 yang mengamankan posisi 8 tim tertinggi di klasemen Grand Final PINC 2020.

Berikut 8 tim yang promosi ke gelaran PMPL Season 2:

  1. ION ESPORTS
  2. EVOS ESPORTS
  3. KONG
  4. VOIN 2K
  5. ISLAND OF GODS
  6. NARA ESPORTS
  7. SIREN ESPORTS
  8. SUMATERA UTARA META

Gaga Li selaku Southeast Asia Esports Director Tencent Games berharap dengan kehadiran PINC dan PMPL mampu memelihara ekosistem esports PUBG Mobile di Indonesia. Dengan turnamen yang terus bergulir maka tim esports, para pemain profesional, komunitas serta elemen pendukung lain turut mendapatkan efek positif. 

Grand Final PINC 2020 juga disponsori oleh Xiaomi yang baru saja merilis seri smartphone terbarunya  atau Seri Jawara yaitu Xiaomi Redmi Note 9 Pro. Teknologi smartphone terbaru milik Xiaomi ini memiliki kapasitas baterai hingga 5020 mAh, dilengkapi Qualcomm Snapdragon 720G serta layar Full HD+ berukuran 6,67” yang siap memanjakan pengalaman bermain gim di smartphone.

“Di Xiaomi kami menyebut Redmi Note 9 Pro dan Redmi Note 9 sebagai seri jawara karena memiliki inovasi kamera, baterai, performa dan desain terbaik di kelasnya. Seri ini juga menjadi penerus kesuksesan Redmi Note Series yang telah terjual lebih dari 110 juta unit di seluruh dunia. Kami berharap kehadiran Redmi Note 9 Series dapat mendukung pengguna, khususnya gamer Indonesia, yang mencari perangkat bermain terbaik dengan harga sebenarnya,” ujar Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse.