GameHolic – Jakarta resmi mencatat sejarah baru di dunia esports dengan digelarnya M7 Mobile Legends: Bang Bang World Championship (M7).

Opening Ceremony yang berlangsung pada 9 Januari ini mengusung tema “Rise as One”, menegaskan posisi Mobile Legends sebagai salah satu olahraga nasional Indonesia sekaligus menempatkan Tanah Air sebagai pusat perhatian esports global.
MLBB, Esports Kebanggaan Indonesia
Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) kini sejajar dengan sepak bola dan bulu tangkis sebagai cabang kompetitif paling dicintai di Indonesia.
Dengan lebih dari 1,5 miliar unduhan, 110 juta pemain aktif bulanan, serta 475 juta jam tontonan global sepanjang 2024, MLBB menjadi salah satu ekosistem esports terbesar di dunia. Tak heran, Indonesia yang merupakan rumah dari MPL Indonesia dipilih kembali sebagai tuan rumah M Series untuk pertama kalinya sejak M4.
Opening Ceremony: Tradisi Bertemu Masa Depan
Berlokasi di Batavia PIK, Opening Ceremony M7 tampil sebagai pertunjukan kolosal yang memadukan budaya Nusantara dan visual futuristik.
Sebanyak 60 penari dari berbagai daerah seperti Jawa, Bali, Kalimantan, Papua, dan Betawi tampil dalam balutan busana tradisional, menghadirkan tarian Gandrung, Legong, Dayak, hingga unsur mitologi seperti Kadita, Reog, Leak, dan Hudog.
Momen ikonik hadir lewat penampilan Gatotkaca, hero MLBB yang terinspirasi dari legenda Indonesia, sebagai simbol kuat identitas budaya dalam esports modern.
“Rise as One”: Pesan Persatuan Global
Pengibaran bendera 16 tim peserta M7 diiringi paduan suara lagu tema Sizzle menjadi simbol persatuan komunitas MLBB dunia.


Puncak acara ditandai dengan dihadirkannya Trofi M7 oleh legenda MLBB Indonesia seperti Luminaire, Wannn, dan Vivian, menegaskan peran besar Indonesia dalam sejarah MLBB Esports.
Pesta Cuan & Perayaan Nasional

Sebagai bentuk apresiasi untuk pemain Indonesia, MLBB meluncurkan program “Pesta Cuan: Naik Level” (8–25 Januari 2026) dengan total hadiah sekitar Rp30 miliar.
Pemain berkesempatan mendapatkan iPad Pro, skin eksklusif M Series, hingga M7 Gatotkaca Battle Emote yang hanya tersedia untuk Indonesia.

M7 Carnival & Aktivasi Kota
Perayaan berlanjut lewat M7 Carnival pada 23–25 Januari dengan berbagai zona interaktif, meet and greet pro player, fun match Allstar, hingga konser musisi ternama seperti Stephanie Poetri, Dipha Barus, dan DJ VILOID.

Total hadiah mencapai Rp2,5 miliar, menjadikan M7 bukan sekadar turnamen, tetapi festival hiburan berskala nasional.

Tak hanya itu, lebih dari 20 mural Gatotkaca karya seniman lokal menghiasi berbagai kota di Indonesia, mengubah ruang publik menjadi kanvas hidup MLBB dan simbol kebanggaan nasional.
Indonesia di Panggung Esports Dunia
M7 menegaskan dominasi MLBB di kancah global. Sepanjang 2025, MLBB masuk dalam 7 dari 10 turnamen mobile esports terpopuler dunia, memecahkan rekor di Esports World Cup, serta kembali dipertandingkan di SEA Games sebagai cabang resmi.

Dengan semangat “Rise as One”, M7 Mobile Legends bukan hanya kompetisi, tetapi perayaan budaya, komunitas, dan identitas Indonesia di mata dunia. Jakarta pun resmi menjadi panggung utama esports global.










































































































